Salah satu fasilitas yang disiapkan untuk menarik pengunjung adalah area kuliner atau food court di sisi barat pasar. Area tersebut direncanakan memiliki sekitar 11 tempat usaha yang akan diisi oleh pedagang makanan terpilih, termasuk pelaku usaha kuliner khas Ngadiluwih dan Kabupaten Kediri.

Salah satu kuliner yang direncanakan hadir adalah soto Branggahan. Kehadiran area kuliner ini diharapkan tidak hanya melayani kebutuhan pengunjung pasar, tetapi juga menarik masyarakat dari luar wilayah untuk datang dan menikmati makanan khas daerah.

Selain penataan pedagang, pemerintah daerah juga menyiapkan pola operasional pasar selama 24 jam. Pengaturan tersebut akan menyesuaikan karakteristik aktivitas perdagangan, mulai dari pedagang sayur yang beraktivitas sejak dini hari hingga pedagang lapak, kios, dan kuliner yang beroperasi pada waktu berbeda.

Tutik menjelaskan, pekerjaan lanjutan pembangunan pasar juga mencakup penyempurnaan sejumlah fasilitas yang sebelumnya belum tersedia secara optimal. Di antaranya penataan kawasan, penyelesaian pagar, penambahan tutup manhole, serta penyempurnaan penerangan agar pasar dapat beroperasi dengan aman pada malam hari.

Evaluasi penerangan bahkan dilakukan pada malam hari untuk memastikan seluruh titik lampu berfungsi dengan baik. Penyesuaian masih dimungkinkan selama proses pengerjaan berlangsung agar tidak menimbulkan pekerjaan bongkar pasang setelah proyek selesai.

“Kami ingin ketika semuanya selesai, pasar benar-benar siap digunakan. Lebih baik ada penyesuaian satu atau dua hari daripada nantinya harus bongkar pasang yang justru menambah waktu dan biaya,” jelasnya.

Untuk menjaga keteraturan dan kenyamanan pasar, pemerintah daerah juga menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) terkait pembuatan tempat berjualan dan kebersihan. Salah satu ketentuannya adalah tinggi bronjong maksimal 2,5 meter.

Sementara itu, pedagang sayur di zona yang telah ditentukan tidak diperbolehkan menggunakan bronjong sehingga area dagangan tetap terbuka dan mudah diakses. Ketentuan tersebut akan disosialisasikan sebelum pedagang mulai menyiapkan tempat jualannya.

Dengan progres fisik yang telah melampaui target mingguan serta persiapan relokasi yang berjalan bersamaan, Pemerintah Kabupaten Kediri berharap Pasar Ngadiluwih dapat segera beroperasi secara optimal.

Targetnya, seluruh pedagang mulai menempati lokasi baru pada November dan aktivitas perdagangan dapat berjalan menyeluruh pada awal Desember 2026.