Pedagang Rasakan Dampak Positif Kehadiran Taman Hutan Joyoboyo, Dongkrak Ekonomi Warga

Deretan pedagang di kawasan Taman Hutan Joyoboyo, Kota Kediri, memanfaatkan ramainya pengunjung untuk meningkatkan pendapatan.
(Foto: TandaGlobalNews/Roni Ardiansyah)

Tandaglobal.news | KOTA KEDIRI — Keberadaan Taman Hutan Joyoboyo di Kota Kediri tidak hanya menjadi ruang terbuka hijau bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga yang berjualan di sekitar kawasan tersebut. Ramainya pengunjung setiap hari menjadi peluang bagi pedagang untuk meningkatkan pendapatan. Kondisi tersebut terlihat saat liputan di lokasi, Sabtu (4/7/2026).

Salah seorang pedagang di sekitar Taman Hutan Joyoboyo, Ajeng, mengatakan aktivitas jual beli di kawasan taman berlangsung cukup baik. Menurutnya, jumlah pengunjung yang datang setiap hari membuat penjualan relatif stabil, terutama pada sore hingga malam hari ketika masyarakat mulai memanfaatkan taman sebagai tempat bersantai.

Keramaian juga meningkat pada akhir pekan. Banyak keluarga, anak muda, maupun masyarakat umum datang untuk menikmati suasana taman sehingga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan jumlah pembeli di lapak-lapak pedagang sekitar.

Dari pantauan di lokasi, pengunjung tampak memadati sejumlah sudut taman sejak sore hari. Anak-anak bermain di area terbuka, sementara sebagian pengunjung memilih duduk bersantai di bawah rindangnya pepohonan. Di sisi luar kawasan taman, deretan pedagang makanan dan minuman terlihat melayani pembeli yang datang silih berganti.

Ajeng menjelaskan bahwa kebijakan pemerintah yang menggratiskan tiket masuk taman menjadi salah satu faktor yang mendorong perputaran ekonomi di kawasan tersebut. Pengunjung hanya dikenakan biaya parkir sesuai jenis kendaraan, sehingga masih memiliki kesempatan untuk membeli makanan, minuman, maupun kebutuhan lainnya yang dijual pedagang.

Menurutnya, kondisi kawasan juga jauh berbeda dibandingkan sebelum taman ditata seperti sekarang. Dahulu, aktivitas di sekitar lokasi cenderung lebih sepi dan perputaran ekonomi hanya mengandalkan warga yang melintas. Setelah taman berkembang menjadi ruang publik yang ramai, jumlah pengunjung meningkat sehingga peluang usaha bagi pedagang ikut bertambah.

Baca Juga  Kelancaran Lalu Lintas Jadi Prioritas, Polisi Optimalkan Pengawasan di Pos Semampir Kediri

Selain itu, kebersihan kawasan yang terus dijaga oleh petugas membuat suasana taman menjadi lebih nyaman. Lingkungan yang bersih dan tertata dinilai menjadi salah satu alasan masyarakat betah berkunjung dan kembali datang ke Taman Hutan Joyoboyo.

Meski demikian, Ajeng mengakui bahwa penghasilan pedagang masih dipengaruhi kondisi cuaca. Saat hujan turun, jumlah pengunjung biasanya menurun sehingga berdampak pada omzet penjualan. Ia juga berharap seluruh pengunjung tetap mematuhi aturan yang berlaku, seperti menjaga kebersihan dan tidak membuat keributan di area taman.

“Alhamdulillah sejak taman ini ramai, pembeli juga semakin banyak. Semoga ke depan fasilitasnya semakin lengkap dan taman tetap ramai sehingga pedagang kecil juga ikut merasakan manfaatnya,” ujar Ajeng saat ditemui, Sabtu (4/7/2026).

Ia berharap rencana pengembangan fasilitas yang telah diwacanakan dapat segera direalisasikan. Penambahan gazebo, tempat duduk, maupun fasilitas penunjang lainnya diyakini akan membuat pengunjung semakin nyaman, sehingga keberadaan Taman Hutan Joyoboyo terus memberikan manfaat, baik sebagai ruang hijau kota maupun sebagai penggerak ekonomi masyarakat sekitar.


Jurnalis: Roni Ardiansyah

administrator

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *