

Tandaglobal.news | KEDIRI — Sanggar Sekartaji Kontemporer Pare menyambut kedatangan dua mahasiswa asal Amerika Serikat (AS), Sophia Meg Rodriguez dan Tori Seidel Stivelman, pada Jumat (17/7/2026). Kunjungan budaya tersebut bertujuan mengenalkan seni dan budaya Indonesia, khususnya seni tari tradisional yang dilestarikan di sanggar tersebut.
Pengelola Sanggar Sekartaji Kontemporer Pare, Gelar Gian Crismeril, menjelaskan bahwa sanggar tersebut awalnya bergerak di bidang tari modern dengan nama Flying Star Dance.
Setelah menjalin kerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, sanggar mulai mempelajari budaya daerah dan menggunakan nama Sanggar Sekartaji Kontemporer Pare agar tidak tertukar dengan sanggar lain yang memiliki nama serupa.
Nama Flying Star tetap dipertahankan untuk kegiatan tari modern, sedangkan Sanggar Sekartaji Kontemporer Pare menjadi identitas resmi untuk kegiatan seni budaya tradisional.
Kerja sama kebudayaan tersebut telah memasuki tahun ketiga dengan total empat kali kunjungan yang bermula melalui program magang mahasiswa asing yang difasilitasi Basic English Course (BEC) sejak sekitar tahun 2024.
Selama enam hingga delapan minggu, para mahasiswa mengikuti program mengajar di sekolah sekaligus belajar menggunakan bahasa Indonesia dalam aktivitas sehari-hari.
Melalui kerja sama dengan BEC, para peserta magang juga diajak mengenal budaya lokal dengan mengunjungi Sanggar Sekartaji Kontemporer Pare.
Meril menilai kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan budaya Kabupaten Kediri kepada masyarakat internasional.
“Harapannya kita dari sanggar adalah ketika nanti dia pulang dari Kediri atau dia pulang dari Indonesia, kembali ke negaranya Amerika Serikat, dia bisa menceritakan hal-hal baik atau budaya yang indah dari Kabupaten Kediri,” ungkap Meril.
Meril berharap pengalaman tersebut dapat mendorong lebih banyak mahasiswa asing mengikuti program magang dan berkunjung ke Kabupaten Kediri.




















Tinggalkan Balasan