
KEDIRI, Tandaglobal.news — Upaya membersihkan bekas vandalisme pada situs Mbah Gleyor di Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, diperkirakan membutuhkan waktu cukup panjang. Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jawa Timur memperkirakan proses pembersihan satu meter persegi permukaan kayu dapat memakan waktu lebih dari tiga jam.
Konservator BPK Jawa Timur Ahmad Latif mengatakan, estimasi tersebut diperoleh dari uji coba langsung pada bagian roda objek Mbah Gleyor.
Dalam percobaan itu, tim membutuhkan sekitar 2,5 jam untuk membersihkan satu bagian roda.
Namun, hasilnya belum sepenuhnya bersih.
Masih terdapat sisa cat, terutama pada bagian permukaan yang sebelumnya terkena cat berwarna hijau.
“Untuk roda itu 2,5 jam. Hasilnya pun belum bersih sempurna. Jadi, mungkin kalau untuk benar-benar bersih itu butuh tiga jam lebih,” ujar Ahmad.
Dalam proses pembersihan, BPK Jatim menggunakan bahan berbeda sesuai karakter cat yang menempel.
Cat putih yang diduga merupakan cat tembok dapat dibersihkan menggunakan alkohol.
Sementara itu, cat berwarna hijau dan cokelat membutuhkan etil asetat karena alkohol dinilai belum cukup efektif.
Teknik pembersihannya dilakukan secara perlahan.
Permukaan disikat menggunakan sikat nilon sambil dibasahi bahan pembersih, kemudian segera dilap.
Proses tersebut diulang berkali-kali hingga cat terangkat secara maksimal.
“Prinsipnya dalam konservasi itu dicoba dari metode yang paling ringan, dari bahan yang paling sederhana. Dicoba dari air dulu, kemudian alkohol, baru naik lagi,” jelasnya.




















Tinggalkan Balasan