Kediri, Tandaglobal.news-Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia diwujudkan melalui berbagai kegiatan kreatif di Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. Salah satunya melalui Lomba Seni Tari tingkat SD se-Kecamatan Puncu yang digelar di Pendopo Kecamatan Puncu, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 16 lembaga atau sekolah, dengan masing-masing sekolah mengirimkan tiga siswa sebagai peserta penampil tari. Tidak seluruh sekolah di Kecamatan Puncu dapat mengikuti perlombaan tersebut karena sejumlah lembaga berhalangan hadir.
Penanggung jawab kegiatan, Ellya Muhajiroh mengatakan, lomba seni tari menjadi salah satu sarana untuk memberikan ruang kepada siswa dalam mengembangkan bakat dan kreativitas di bidang seni.
“Melalui kegiatan ini anak-anak tidak hanya tampil dan berlomba, tetapi juga belajar percaya diri, disiplin, bekerja sama, serta berani menunjukkan kemampuan mereka di depan orang lain,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, urutan tampil peserta mengalami penyesuaian dari hasil pengundian sebelumnya. Nomor urut yang telah diperoleh peserta dapat dimajukan menyesuaikan jumlah lembaga yang hadir pada hari pelaksanaan.
Sebagai contoh, peserta yang sebelumnya mendapatkan nomor urut sembilan dapat mengalami perubahan urutan tampil apabila terdapat peserta lain yang tidak hadir. Penyesuaian tersebut dilakukan agar seluruh rangkaian perlombaan dapat berjalan tertib dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Kegiatan kemudian dibuka secara resmi dengan pembacaan Bismillahirrahmanirrahim, sebelum para peserta mulai menampilkan kemampuan seni tari masing-masing.
Menurut Ellya, seni tari juga memiliki nilai pendidikan yang penting bagi perkembangan anak. Selain mengenalkan budaya dan kesenian daerah, proses latihan hingga tampil dalam perlombaan dapat membangun rasa tanggung jawab dan kekompakan.
“Anak-anak belajar bahwa untuk menghasilkan penampilan yang baik dibutuhkan latihan, ketekunan dan kerja sama. Nilai-nilai itu yang kami harapkan bisa mereka bawa tidak hanya dalam kegiatan seni, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak siswa yang mendapatkan kesempatan untuk mengenal, mencintai, dan mengembangkan seni budaya.
“Harapannya kegiatan ini bisa menjadi pengalaman positif bagi anak-anak. Mereka semakin percaya diri, mencintai budaya sendiri dan terus berani mengembangkan potensi yang dimiliki,” ungkapnya.
Reporter: Maulana Rahmadha
Editor: Rizky Rusdiyanto




















Tinggalkan Balasan