Pasar Sapi Pare, Kediri. (Dok. TGN/Intan Nur Aini)

KEDIRI, Tandaglobal.news Kondisi komoditas peternakan di Kabupaten Kediri menunjukkan perkembangan yang beragam. Harga sapi potong mulai mengalami perbaikan di tingkat lapangan, sementara harga kambing dan domba masih cenderung stagnan. Di sisi lain, ketersediaan daging ayam dan telur masih mencukupi kebutuhan masyarakat, Sabtu (22/8/2026).

Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, drh. Istar Abadi, M.Agr., mengatakan harga sapi mulai menunjukkan perbaikan.

Namun, jumlah populasi sapi potong yang siap dipasarkan mengalami penurunan akibat dampak sejumlah wabah penyakit ternak yang terjadi sebelumnya.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu diantisipasi agar ketersediaan sapi potong tetap terjaga.

DKPP mendorong pelestarian sapi betina produktif dan meminimalkan pemotongan sapi betina produktif agar proses reproduksi tetap berjalan dan kelahiran anak sapi baru dapat dipertahankan.

“Untuk sapi, harga di lapangan mulai ada perbaikan. Namun, populasi sapi siap potong memang berkurang akibat dampak beberapa wabah penyakit sebelumnya,” ujar Istar Abadi.

Sementara itu, kondisi berbeda terjadi pada komoditas kambing dan domba.

Harga kedua komoditas tersebut cenderung stagnan dan belum mengalami peningkatan berarti selama lebih dari satu tahun terakhir.

Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan jumlah populasi yang cukup banyak dan belum diimbangi peningkatan permintaan pasar terhadap konsumsi daging kambing.

Para peternak kambing dan domba masih bertahan menjalankan usaha dengan menyesuaikan kondisi harga di pasaran.

Pelaku usaha diharapkan dapat mengelola populasi dan produksi sesuai dengan kebutuhan pasar agar keseimbangan antara ketersediaan dan permintaan tetap terjaga.