
KEDIRI, Tandaglobal.news — Rencana pemerintah memberikan kepastian status bagi guru honorer menjadi harapan bagi tenaga pendidik yang telah mengabdi di sekolah. Fattin (25), guru honorer di SDN Pare 4, Kabupaten Kediri, menyambut positif rencana tersebut karena dinilai dapat memberikan kejelasan mengenai masa depan tenaga honorer, Senin (26/10/2026).
Di tengah tanggung jawab tersebut, Fattin menerima gaji sebesar Rp300 ribu per bulan.
Ia berharap ada kepastian status kepegawaian bagi guru honorer agar masa depan mereka sebagai tenaga pendidik menjadi lebih jelas.
Menurut Fattin, kepastian status kepegawaian merupakan hal penting bagi guru honorer yang telah menjalankan tugas pendidikan.
Ia berharap program pemerintah dapat memberikan kesempatan kepada tenaga honorer untuk memperoleh status yang lebih jelas.
“Menurut saya, program ini sangat bagus karena guru honorer yang sudah lama mengabdi juga membutuhkan kepastian. Harapannya, kami bisa mengetahui bagaimana kelanjutan status dan pekerjaan kami ke depan,” ujar Fattin.
Selama mengajar, Fattin berusaha menjalankan tanggung jawabnya tanpa membedakan status kepegawaian.
Ia menilai guru honorer tetap harus memberikan pembelajaran secara maksimal meskipun belum memperoleh status sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Fattin berharap, jika nantinya mendapat kesempatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), para guru dapat semakin meningkatkan tanggung jawab, kreativitas, dan kualitas pembelajaran bagi siswa.
“Kalau nanti sudah diangkat menjadi PPPK, tanggung jawabnya harus semakin besar. Kami harus lebih giat mengajar dan terus berkreasi. Namun, selama masih menjadi honorer pun, tanggung jawab mengajar tetap harus dijalankan dengan baik,” katanya.
Hingga saat ini, Fattin mengaku belum pernah mengikuti seleksi PPPK.
Ia memilih menjalani proses yang ada sambil mempersiapkan diri apabila kesempatan tersebut terbuka. Baginya, menjadi guru membutuhkan kesabaran dan keikhlasan karena setiap orang memiliki proses pengabdian yang berbeda.
Ia juga berpesan kepada sesama guru honorer agar tetap bersemangat dalam menjalankan tugas sembari menantikan kepastian kebijakan pemerintah.
“Pesan saya, tetap semangat, terus berusaha, dan berdoa. Kita jalani prosesnya dengan baik sambil menunggu kesempatan yang ada,” tuturnya.



















Tinggalkan Balasan