KEDIRI, Tandaglobal.news — Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, mengembangkan potensi ekonomi lokal melalui sektor perikanan air tawar, pertanian, agrowisata, dan pariwisata sejarah. Beragam potensi tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat, Senin (26/10/2026).

Kepala Desa Canggu, Saptonoko, mengatakan keberagaman potensi yang dimiliki desanya menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pemerintah desa berupaya mengembangkan berbagai sektor tersebut agar saling mendukung dan memberikan manfaat bagi warga.

“Potensi Desa Canggu cukup beragam, mulai dari perikanan, pertanian hingga pariwisata. Kami ingin potensi yang ada ini terus berkembang sehingga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan perekonomian warga,” ujar Saptonoko.

Sektor perikanan air tawar menjadi salah satu unggulan Desa Canggu. Warga membudidayakan berbagai jenis ikan konsumsi, seperti nila, lele, patin, gurami, dan tombro.

Selain itu, sebagian pembudidaya mengembangkan ikan hias, antara lain cupang, koi, guppy, dan komet.

Potensi tersebut didukung ketersediaan air yang memadai serta pengalaman masyarakat dalam menjalankan usaha budidaya ikan.

Kegiatan perikanan mencakup pembenihan, pembesaran, hingga pemasaran yang menjangkau konsumen di luar daerah.

Salah satu komoditas yang berkembang di wilayah Badas adalah nila Black Airlangga. Varietas hasil pemuliaan tersebut menjadi bagian dari pengembangan perikanan di Kabupaten Kediri.

Pemasaran benih ikan dari kawasan ini bahkan disebut telah menjangkau pasar di luar Pulau Jawa.

Saptonoko berharap pengembangan sektor perikanan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas usaha dan pemasaran produk lokal.

Menurutnya, perluasan pasar dapat membantu pembudidaya mengembangkan usaha mereka.

“Selain menjaga potensi yang sudah ada, kami juga ingin mendorong pengembangan usaha masyarakat agar hasilnya semakin baik. Pemasaran perlu diperluas sehingga produk lokal memiliki kesempatan menjangkau konsumen yang lebih banyak,” katanya.

Selain perikanan, pertanian menjadi sektor penting bagi masyarakat Desa Canggu. Warga mengelola lahan persawahan dengan komoditas utama padi dan jagung.

Ketersediaan sumber air turut mendukung kegiatan pertanian sekaligus memperkuat potensi desa dalam sektor pangan.

Pengembangan pertanian juga merambah sektor agrowisata melalui Sumber Rejeki Farm. Kelompok pemuda tersebut mengembangkan budidaya melon premium di dalam rumah kaca atau greenhouse.

Pengunjung dapat memetik melon secara langsung sehingga kegiatan pertanian juga menjadi pengalaman wisata.

Di sektor pariwisata, Desa Canggu memiliki Candi Surowono, peninggalan sejarah yang berkaitan dengan masa Kerajaan Majapahit. Selain itu, terdapat Sendang Drajat yang dikembangkan sebagai destinasi wisata air.

Keberadaan kedua destinasi tersebut membuka peluang usaha pendukung bagi masyarakat, mulai dari perdagangan, kuliner, hingga jasa wisata.

Pengembangan pariwisata diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi di sekitar kawasan wisata.

Pengelolaan potensi wisata turut melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sendang Drajat Canggu.

Melalui pengembangan usaha desa, potensi wisata diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan desa sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Saptonoko menilai pengembangan wisata perlu disertai pengelolaan yang baik dan keterlibatan warga.

Dengan demikian, manfaat pariwisata diharapkan tidak hanya dirasakan oleh pengelola destinasi, tetapi juga pelaku usaha di sekitarnya.

“Harapannya, sektor wisata juga semakin berkembang dan masyarakat bisa ikut merasakan manfaatnya. Kami ingin potensi desa dapat dikelola secara berkelanjutan serta menjadi salah satu pendukung kemajuan ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Melalui pengembangan perikanan air tawar, pertanian, agrowisata, dan wisata sejarah, Desa Canggu memiliki peluang untuk memperkuat perekonomian berbasis potensi lokal.

Pemerintah desa bersama masyarakat diharapkan terus meningkatkan pengelolaan dan promosi agar berbagai sektor tersebut berkembang secara berkelanjutan.