Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Lampung sebelumnya membenarkan adanya laporan tersebut.
Kepala Bagian Tata Usaha KPPG Lampung Fitra Alfarisi mengatakan SPPG Sindangsari telah dihentikan sementara atau disuspend sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut.
“Sudah monitor, itu dapurnya sudah di-suspend. Saat ini tim kami masih mencari tahu peluru senapan angin itu berasal dari mana,” ujar Fitra.
Daging yang menjadi sampel temuan juga telah diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara untuk pemeriksaan dan uji laboratorium.
Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu memastikan jenis benda yang ditemukan dan menelusuri kemungkinan asalnya.
Hingga kini, belum ada kesimpulan resmi bahwa benda tersebut benar-benar merupakan peluru senapan angin.
Begitu pula dengan dugaan mengenai asal daging maupun status kehalalannya yang belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena menyangkut keamanan makanan yang disalurkan dalam program MBG, khususnya bagi siswa sekolah dasar.
Hasil penyelidikan polisi dan pemeriksaan terhadap sampel makanan nantinya diharapkan dapat mengungkap bagaimana benda asing tersebut bisa ditemukan dalam makanan yang dikonsumsi siswa.




















Tinggalkan Balasan