Kediri, Tandaglobal.news – Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, memasuki tahap ketiga. Pekerjaan kini difokuskan pada pemasangan konstruksi rangka atap dengan dukungan tiga crane yang dioperasikan secara bersamaan untuk mempercepat progres pembangunan.
Proyek senilai sekitar Rp57 miliar tersebut menempatkan pekerjaan rangka dan penutup atap sebagai porsi terbesar, yakni sekitar 70 persen dari total bobot pekerjaan tahap ketiga.
Sementara 30 persen lainnya digunakan untuk site development, termasuk pembangunan dinding penahan tanah di kawasan luar stadion serta akses jalan kawasan.
Pemasangan rangka atap menjadi pekerjaan prioritas karena ditargetkan dapat dikebut sebelum memasuki puncak musim penghujan.
Penggunaan tiga crane sekaligus dinilai mampu mempercepat proses pemasangan konstruksi baja.
“Dengan menggunakan tiga crane ini kita harapkan di pertengahan September pemasangan rangka sudah selesai dan tinggal memasang atap,” kata Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama.
Strategi tersebut mulai menunjukkan hasil. Pemasangan rangka yang dimulai sejak 23 Juli dari sisi selatan stadion kini telah berkembang hingga menyambung bagian atap sisi barat dan timur. Sebagian pekerja juga mulai bergeser mengerjakan konstruksi rangka pada sisi utara.
“Dari laporan per 23 Agustus, deviasi pekerjaan plus 35,443 persen,” ungkap Irwan.
Di luar pekerjaan atap, pembangunan site development juga terus berjalan. Pekerja mulai menggarap dinding penahan tanah di sisi timur dan selatan bagian luar stadion. Struktur tersebut diperlukan untuk menjaga kestabilan lahan sekaligus mengantisipasi potensi longsor karena elevasi kawasan stadion lebih tinggi dibandingkan lahan di sekitarnya.
Pemkab Kediri juga memastikan aspek keamanan dan keselamatan menjadi bagian penting dalam pembangunan stadion. Pelaksanaannya mengacu pada standar serta rekomendasi yang diberikan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), termasuk dalam penataan kawasan pendukung stadion.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah akses mobilitas suporter. Jalan di sisi utara stadion yang saat ini masih satu jalur direncanakan diperlebar dan ditambah satu jalur. Penataan akses di sisi selatan juga dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri.
“Akses jalan bagian utara yang saat ini satu jalur rencananya akan ditambah satu jalur sambil kita konsultasikan intens dengan PSSI,” tambah Irwan.
Dengan percepatan pekerjaan rangka atap dan pembangunan infrastruktur pendukung yang terus berjalan, keseluruhan proyek diharapkan dapat selesai sesuai kontrak. Tahap ketiga pembangunan Stadion GDJ dijadwalkan berlangsung selama 180 hari kalender, terhitung sejak 3 Juni hingga 29 November 2026.
Reporter: Wildan Wahid Hasyim
Editor: Rizky Rusdiyanto




















Tinggalkan Balasan