MOJOKERTO, Tandaglobal.news Perjalanan PT Pura Agung memperlihatkan sisi lain perkembangan industri karet Indonesia. Jika sebagian perusahaan bergerak dalam pengolahan karet alam dari perkebunan menjadi crumb rubber, perusahaan ini dikenal melalui pengolahan reclaimed rubber yang memanfaatkan kembali material karet untuk digunakan sebagai bahan dalam berbagai produk industri.

Keberadaan PT Pura Agung di Mojorejo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, tercatat dalam sejumlah dokumen perdagangan dan direktori perusahaan. Direktori eksportir pemerintah mencatat perusahaan tersebut sebagai eksportir reclaimed rubber pada 2010, 2011, dan 2012. Catatan itu menjadi salah satu bukti bahwa perusahaan telah terhubung dengan perdagangan produk karet ke pasar internasional sejak setidaknya awal dekade 2010-an.

Dalam perjalanannya, PT Pura Agung juga pernah mengalami peristiwa kebakaran pada 29 Juni 2010. Berdasarkan pemberitaan saat itu, kebakaran terjadi di fasilitas perusahaan di Jalan Raya Mojosari–Pungging dan menyebabkan lima pekerja mengalami luka bakar. Peristiwa tersebut menjadi salah satu catatan dalam sejarah operasional perusahaan.

Mengenai tahun pendirian, data perusahaan yang tersedia di basis data EMIS mencatat 13 Januari 2006 sebagai tanggal berdirinya PT Pura Agung. Namun, karena informasi tersebut berasal dari basis data perusahaan dan bukan salinan akta pendirian yang dapat diverifikasi secara langsung, tanggal tersebut lebih tepat disebut sebagai tanggal pendirian yang tercatat dalam basis data, bukan sebagai kepastian sejarah yang bersumber dari akta asli.

Hingga data publik yang tersedia, PT Pura Agung dikenal sebagai perusahaan yang bergerak dalam pengolahan produk karet di Mojokerto. Perjalanannya menjadi bagian dari perkembangan industri reclaimed rubber di Indonesia, sekaligus menunjukkan bagaimana material karet dapat kembali memiliki nilai ekonomi melalui proses pengolahan dan pemanfaatan kembali.