Keempat korban meninggal dunia diketahui masing-masing berinisial MT (55), SSP (35), SF (65), dan RP (7).

Sementara AA (15) masih menjalani perawatan akibat kondisi kritis.

Informasi yang dihimpun menyebut rombongan tersebut sebelumnya berada di RS AR Bunda Prabumulih dan hendak kembali ke Desa Segayam ketika kecelakaan terjadi.

Petugas kepolisian kemudian memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara sekaligus melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut.

Kecelakaan ini sempat menimbulkan informasi awal yang menyebut lima orang meninggal dunia.

Namun, berdasarkan keterangan kepolisian terbaru, jumlah korban meninggal dunia dipastikan sebanyak empat orang, sedangkan satu korban lainnya masih dalam kondisi kritis.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap kecelakaan, termasuk proses terjadinya tabrakan antara KA Bukit Serelo dan mobil Panther di perlintasan tanpa palang pintu tersebut.