Para pengunjung yang datang pun berasal dari berbagai kalangan.

Mulai dari anak muda, ibu-ibu yang membawa anak, hingga warga yang datang untuk sekadar bersantai dan berkumpul bersama teman atau keluarga.

Menurut Iin, keberadaan para pedagang turut memberikan suasana baru di kawasan tersebut.

Warga yang sebelumnya hanya melintas kini mulai menjadikan JLS sebagai salah satu tempat untuk berhenti, membeli makanan atau minuman, serta menikmati waktu santai.

Bagi Iin sendiri, berjualan bukan hanya untuk mencari keuntungan.

Aktivitas tersebut juga menjadi cara untuk tetap memiliki kesibukan.

“Namanya sudah tua, daripada hanya diam di rumah, lebih baik ada kegiatan. Bisa untuk mengisi waktu sekaligus mencari tambahan penghasilan,” ungkapnya.

Sebelum mulai berjualan, para pedagang disebut telah berkoordinasi dan meminta izin kepada pihak perangkat wilayah, termasuk Kamituwo setempat.

Dalam penataannya, warga sekitar mendapat prioritas untuk dapat berjualan di lokasi tersebut.

Dengan semakin bertambahnya pedagang dan pengunjung, kawasan JLS Dusun Sumberbahagia kini perlahan berkembang menjadi titik aktivitas ekonomi warga.

Meski masih tergolong baru, para pedagang berharap suasana ramai tersebut dapat terus terjaga dan memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat sekitar.