SURABAYA, Tandaglobal.news — Perjalanan industri kopi Indonesia tidak terlepas dari perkembangan usaha pengolahan kopi yang tumbuh dari skala rumahan menjadi perusahaan manufaktur modern. Salah satu perusahaan yang memiliki perjalanan panjang di industri ini adalah PT Santos Jaya Abadi, produsen kopi yang dikenal melalui merek Kapal Api.
Berdasarkan sejarah yang dipublikasikan di situs resmi perusahaan, usaha ini bermula pada 1927 ketika Go Soe Loet mendirikan bisnis kopi bernama Hap Ho Tjan. Saat itu, kopi diproduksi sendiri dan dipasarkan langsung kepada konsumen dengan cara sederhana, termasuk menggunakan pikulan.
Pada periode 1969–1981, usaha kopi keluarga tersebut berpindah ke Jalan Kenjeran Nomor 559, Surabaya. Perpindahan ini menjadi bagian dari pengembangan usaha sebelum memasuki tahap industrialisasi yang lebih besar.
PT Santos Jaya Abadi resmi didirikan pada 1979. Pada tahun yang sama, perusahaan mulai membangun pabrik kopi di atas lahan sekitar satu hektare dengan dua bangunan yang masing-masing memiliki luas kurang lebih 1.265 meter persegi.
Perkembangan teknologi produksi mulai terlihat pada 1982. Perusahaan menggunakan mesin otomatis yang menurut catatan sejarah resminya mampu menghasilkan sekitar 500 kilogram kopi per jam. Penggunaan mesin tersebut membantu meningkatkan kemampuan produksi dibandingkan metode pengolahan sederhana.
Ekspansi perusahaan berlanjut ke berbagai daerah. Pada 2008, PT Santos Jaya Abadi membangun pabrik kedua di Karawang, Jawa Barat, dengan luas sekitar 26 hektare.
Tiga tahun kemudian, pada 2011, perusahaan mengembangkan fasilitas ketiga di Sukodono, Jawa Timur, yang memproduksi kopi instan.
Pada 2021, perusahaan kembali memperluas fasilitas produksinya melalui pembangunan pabrik keempat di Semarang, Jawa Tengah. Fasilitas tersebut disebut menggunakan teknologi modern untuk mendukung kegiatan produksi.
Perjalanan ini menunjukkan perubahan usaha kopi dari produksi berskala kecil menuju manufaktur dengan fasilitas di sejumlah daerah. Pengembangan teknologi, kapasitas produksi, dan jaringan pabrik menjadi bagian dari upaya perusahaan memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Kisah PT Santos Jaya Abadi juga menggambarkan perkembangan industri kopi Indonesia. Pengolahan kopi yang sebelumnya mengandalkan keterampilan tradisional kini semakin memanfaatkan mesin dan sistem produksi berskala industri.


















Tinggalkan Balasan