KEDIRI, TandaGlobalNews– kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan kendaraan truk boks terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya Dusun Tepus Desa Sukorejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, Selasa (27/10/2026) pagi. Peristiwa ini sempat mencekam warga sekitar dan pengguna jalan akibat aksi ugal-ugalan kendaraan berat tersebut.

Bagus, seorang warga sekaligus petugas pengatur penyeberangan jalan di lokasi, menceritakan detik-detik menegangkan saat kecelakaan itu bermula. Menurutnya, situasi pagi itu mendadak kacau ketika sebuah kendaraan melaju dengan melanggar marka jalan.

“Jadi, peristiwa tadi kurang lebih antara jam 08.00 persis. Seperti biasa kita kan kalau pagi di jalan membantu penyeberangan tamu atau karyawan. Tiba-tiba ada kendaraan yang ngeblong, melanggar marka,” jelasnya saat ditemui di lokasi.

Bagus menuturkan, kendaraan tersebut mengambil jalur berlawanan di sebelah kanan dengan kecepatan tinggi yang sangat membahayakan keselamatan warga dan pengguna jalan lain.

“Langgar marka, mengambil arah arus sebelah kanan dan itu posisinya kan sangat membahayakan. Itu tadi kalau posisi kita enggak berpindah tempat, kena juga. Kita semua kena. Nah, untungnya posisinya masih masih aman,” ujarnya.

Bagus menambahkan, terdapat dua unit truk boks yang melaju kencang dari arah utara secara beriringan. Truk pertama berhasil lolos meski melanggar arus, namun truk kedua yang berjalan mengekor justru mengalami kehilangan kendali total akibat pandangan yang terhalang.

“Kalau mengekor otomatis dia enggak tahu situasi kondisi depan seperti apa. Dia hanya tahunya ngikutin, tapi ternyata kondisi depannya enggak aman karena dia melanggar marka lalu lintas, mengambil arah jalan yang berlawanan,” tambahnya.

Mengenai laju kendaraan nahas tersebut, Bagus menyebutkan kecepatannya sangat tinggi hingga membuat bodi mobil oleng sebelum akhirnya menghantam fasilitas umum.

“Kecepatan kurang lebih antara lebih dari mungkin di antara 90 sampai 100. Itu sangat kencang karena posisi olengnya mobil yang Nippon Paint ini tadi juga kondisinya saya paham, tahu persis kondisinya seperti apa sampai nabrak tiang sampai jatuhnya ke lokasi, saya paham saya tahu,” imbuhnya.

Akibat peristiwa itu, sang sopir dan kernet sempat terjebak sebelum akhirnya berhasil menyelamatkan diri melalui bagian atas kabin. Menurutnya, si sopir bisa langsung terbangun dengan cara keluar dari satu pintu yang di atas karena mobilnya sudah berbalik ke kanan.

“Lalu naik dari pintu menuju ke atas, masih bisa diamankan. Ada dua, satunya driver, satunya kernet atau helper. Tadi kayaknya luka-luka dan ada darahnya, tapi sudah ditangani sama pengguna jalan yang lain yang membantu,” paparnya.

Insiden ini juga sempat berdampak pada anggota tim Bagus yang bertugas di lapangan. Rekannya nyaris menjadi korban tertabrak truk, namun justru mengalami kecelakaan minor akibat pengendara lain yang panik menghindari laju kendaraan tersebut.

“Malah kita juga tadi malah kena korban. Ini satu anggota saya tadi juga malah ditabrak orang dari sebelah sana karena dia menghindari posisi kalau diteruskan dia akan tertabrak sama truk tadi. Akhirnya dia menghindar, nah malah nabrak anggota saya tadi satu. Aman, cuma agak luka dikit sama memar di kaki,” pungkasnya.

Reporter: Wildan Wahid Hasyim