


KEDIRI, Tandaglobal.news — Aktivitas nongkrong dan kerumunan anak muda pada malam hingga dini hari menjadi perhatian aparat gabungan di wilayah Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Patroli bersama digelar untuk mencegah aksi balap liar sekaligus mengantisipasi kecelakaan lalu lintas dan gangguan keamanan di jalan raya.
Patroli yang dikemas dalam kegiatan “Jumat Gaul” tersebut melibatkan Polsek Ngasem, Satlantas Polres Kediri dan Satpol PP Kabupaten Kediri.
Kegiatan berlangsung mulai Jumat (28/8/2026) malam hingga Sabtu (29/8/2026) dini hari.
Kapolsek Ngasem Iptu Bambang Supaku mengatakan, patroli difokuskan pada sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya anak muda maupun terjadinya aksi balap liar.
“Patroli ini sebagai langkah antisipasi balap liar dan gangguan kamtibmas. Kami memberikan imbauan kepada anak-anak muda agar tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain serta tetap mematuhi aturan lalu lintas,” kata Iptu Bambang Supaku.
Patroli menyasar kawasan Jalan Airlangga hingga Jalan Soekarno-Hatta, termasuk sejumlah titik di wilayah hukum Polsek Ngasem.
Petugas juga berhenti di lokasi tertentu yang dianggap rawan untuk mencegah terjadinya aksi kebut-kebutan maupun kecelakaan lalu lintas.
Di kawasan Simpang Lima Gumul, petugas gabungan membubarkan kerumunan.
Patroli kemudian dilanjutkan menyusuri Jalan Soekarno-Hatta, di mana petugas kembali membubarkan kelompok kendaraan roda dua yang berkumpul.
Langkah tersebut dilakukan secara persuasif dengan memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat dan anak muda yang masih beraktivitas hingga larut malam.
Petugas juga mengingatkan agar tidak ugal-ugalan di jalan maupun melakukan aktivitas yang dapat mengganggu pengguna jalan lainnya.
Selain mencegah balap liar, patroli juga diarahkan untuk menekan potensi gangguan keamanan jalanan, termasuk pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor serta kecelakaan lalu lintas.
“Selain mencegah balap liar, kami juga mengantisipasi gangguan kamtibmas dan kerawanan di jalan. Kehadiran petugas di titik-titik tertentu diharapkan dapat mencegah kejadian sebelum terjadi,” ujar Bambang.




















Tinggalkan Balasan