BANJARBARU, Tandaglobal.news Aksi membakar lahan dilakukan seorang anak di bawah umur di kawasan Jalan Batu Besi, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Anak tersebut diketahui telah tiga kali membakar lahan dengan alasan merasa bosan saat nongkrong bersama teman-temannya.

Kanit Reskrim Polsek Liang Anggang, Iptu Isman Riskandany, mengatakan polisi telah memeriksa tiga anak yang berada di lokasi.

Dari pemeriksaan, diketahui hanya satu anak yang melakukan pembakaran, sedangkan dua lainnya berada di lokasi dan hanya menyaksikan.

“Yang melakukan pembakaran cuma satu orang. Di antara tiga itu, yang dua cuma melihat saja,” katanya.

Aksi pembakaran tersebut terungkap setelah relawan yang bertugas di sekitar lokasi mendapati kegiatan itu untuk ketiga kalinya pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Berdasarkan pemeriksaan polisi, pembakaran sebelumnya juga telah dilakukan sebanyak dua kali.

“Dia melakukan pembakaran itu ada tiga kali. Yang ketiga kali itu ketahuan sama relawan yang memang bertugas di lokasi kejadian,” sebutnya.

Polisi menyebut tidak menemukan alasan khusus di balik aksi tersebut.

Anak yang bersangkutan mengaku membakar lahan karena sedang tidak memiliki kegiatan ketika berkumpul bersama teman-temannya.

“Alasannya karena gabut atau tidak ada pekerjaan. Sambil nongkrong-nongkrong, kemudian pelaku membakar lahan,” jelasnya.

Peristiwa tersebut terjadi ketika Banjarbaru tengah menghadapi persoalan kebakaran hutan dan lahan yang memicu kabut asap.

Meski demikian, dampak pembakaran yang dilakukan anak tersebut disebut tidak terlalu luas karena api segera dipadamkan warga.

Karena pelaku masih berusia di bawah umur, polisi memilih langkah pembinaan.