Ia berpesan agar para santri terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata.

Sementara itu, Perwakilan Panitia Expresi Santri, Yohan Mandala Wicaksana, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut.

Yohan juga menceritakan dinamika kepanitiaan yang semakin solid dan optimistis, salah satunya ditandai dengan perubahan nama grup koordinasi mereka menjadi “Surplus”.

Menurut Yohan, perayaan tersebut dirancang untuk merangkul berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Selain perlombaan dan pengajian, kegiatan juga akan dimeriahkan Pentas Religi Brodin feat Intan Sahara.

Rangkaian acara nantinya ditutup dengan Jalan Sehat Santri atau Jalan Sehat Sarungan.

“Alhamdulillah selama 2 tahun ini kita istikamah hadiah utamanya adalah umrah. Semoga tahun berikutnya umrahnya bisa nambah,” ungkap Yohan.

Kolaborasi antara ulama, umara, dan berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Kediri menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang mengangkat semangat spiritual sekaligus kemandirian ekonomi.