KEDIRI, TandaGlobalNews–Upaya meningkatkan kualitas pendampingan kepada masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kota Kediri bersama Tim Penggerak PKK. Salah satunya melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Pokja IV TP PKK Kota Kediri yang dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Kamis (8/10/2026) di Taman Sekartaji.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para kader untuk memperbarui pengetahuan sekaligus menyamakan pemahaman mengenai peran Pokja IV, terutama dalam bidang kesehatan keluarga, lingkungan, dan pelayanan dasar yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin mengatakan, Pokja IV TP PKK memiliki peran yang dekat dengan masyarakat. Hal tersebut karena bidang yang menjadi perhatian Pokja IV mencakup kesehatan keluarga, lingkungan, hingga pelayanan dasar yang sehari-hari dirasakan masyarakat.

Karena itu, ia menilai kapasitas dan pemahaman kader perlu terus diperbarui. Salah satunya melalui pembelajaran terkait Posyandu 6 SPM sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.

“Jangan sungkan bertanya. Kalau ada yang belum paham, tanyakan. Kalau ada persoalan yang ditemui di kelurahan, sampaikan. Kegiatan seperti ini menjadi kesempatan untuk menyamakan pemahaman,” jelasnya.

Gus Qowim menuturkan, setelah mengikuti kegiatan tersebut, para kader semakin siap menjalankan peran serta membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada kader lainnya dan masyarakat di wilayah masing-masing.

Menurutnya, penguatan kapasitas kader bukan hanya tentang menambah pengetahuan, tetapi juga memastikan ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Harapannya, setelah pulang dari sini panjenengan semua semakin siap menjalankan dan menjelaskan kepada yang lain,” tuturnya.

Selain peningkatan kapasitas, pihaknya juga menekankan pentingnya sinergi antara Pokja IV di tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota. Menurutnya, seluruh unsur perlu bergerak dalam arah yang sama agar pendampingan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

“Mulai Pokja IV di kelurahan, kecamatan, sampai kota, semuanya harus nyambung. Jangan sampai kelurahannya bergerak sendiri, kecamatannya sendiri-sendiri, kotanya juga sendiri-sendiri,” tambahnya.

Gus Qowim berharap kegiatan peningkatan kapasitas tersebut dapat membuat para kader semakin memahami tugas dan perannya, semakin kompak, serta semakin bersemangat dalam mendampingi masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang selama ini berperan di tengah masyarakat.

“Panjenengan semua ini mungkin tidak selalu terlihat di depan, tetapi kerja dan kehadiran panjenengan sangat dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Editor: Rizky Rusdiyanto