Tandaglobal.news | Kediri – Masjid Agung Kota Kediri tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga berperan sebagai pusat pembinaan umat melalui berbagai program keagamaan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Di bawah pengelolaan yayasan, berbagai lembaga kemakmuran masjid terus aktif memberikan pelayanan kepada jemaah.
Program yang dijalankan meliputi perpustakaan, Madrasah Diniyah (Madin), Remaja Masjid, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), majelis taklim ibu-ibu, kajian subuh harian, hingga Pengajian Ahad Pagi yang menjadi agenda rutin dengan jumlah peserta yang terus meningkat.
Sekretariat Masjid Agung Kota Kediri menjelaskan bahwa Pengajian Ahad Pagi merupakan salah satu program unggulan yang terbuka bagi masyarakat umum. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap hari Minggu mulai pukul 05.30 hingga 07.30 WIB.
“Rangkaian kegiatannya dimulai dengan istigasah, dilanjutkan kajian keagamaan, kemudian ditutup dengan salat Duha berjemaah. Alhamdulillah, kegiatan ini selalu mendapat antusiasme dari masyarakat,” ujar Sekretariat Masjid Agung Kota Kediri.
Selain pembinaan keagamaan, Masjid Agung Kota Kediri juga menjalankan program pemberdayaan ekonomi melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Salah satu program yang dilaksanakan ialah Zakat Produktif yang bertujuan membantu mustahik mengembangkan usaha mereka.
Melalui program tersebut, penerima manfaat tidak hanya memperoleh bantuan modal usaha, tetapi juga mendapatkan pendampingan agar usahanya dapat berkembang.
Masjid juga menyediakan fasilitas tabungan menggunakan kotak tabungan khusus yang akan dibuka bersama setiap tanggal 19 Ramadan sebagai bentuk pembiasaan dalam mengelola keuangan.
“Kami ingin zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu membantu masyarakat menjadi lebih mandiri melalui usaha yang mereka jalankan,” jelas Sekretariat Masjid Agung Kota Kediri.
Pelayanan Masjid Agung Kota Kediri juga diberikan kepada para musafir. Pengelola menyediakan tempat istirahat yang layak bagi jemaah dari luar daerah, termasuk ruangan khusus bagi musafir yang membawa keluarga atau anak kecil.
Jemaah yang ingin menginap cukup melapor kepada petugas keamanan dengan menitipkan kartu identitas selama berada di lingkungan masjid.
Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati fasilitas kopi gratis sebagai bentuk pelayanan bagi jemaah yang datang untuk beribadah maupun beristirahat.
Dalam mendukung seluruh kegiatan tersebut, Remaja Masjid memiliki peran penting. Mereka terlibat dalam pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan, termasuk pengelolaan siaran langsung Pengajian Ahad Pagi serta membantu penyelenggaraan peringatan hari-hari besar Islam.
Sekretariat Masjid Agung Kota Kediri menyampaikan bahwa keanggotaan Remaja Masjid bersifat terbuka sehingga dapat diikuti oleh para pemuda dari berbagai daerah, tidak terbatas hanya bagi warga di sekitar Masjid Agung Kota Kediri.
Meski berbagai program telah berjalan dengan baik, pihak sekretariat mengakui masih terdapat tantangan dalam menjaga konsistensi partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar tetap aktif memakmurkan masjid di tengah perkembangan zaman.
“Kami berharap masyarakat, khususnya generasi muda, semakin mencintai masjid dan ikut berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang telah kami sediakan. Masjid adalah milik bersama yang harus terus dimakmurkan,” tutup Sekretariat Masjid Agung Kota Kediri.



















Tinggalkan Balasan