Nganjuk, TandaGlobalNews – Penilaian Lomba Mural Tingkat Jawa Timur yang digelar Satlantas Polres Nganjuk dalam rangka HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026 dilakukan berdasarkan sejumlah kriteria dengan total bobot 100 persen. Aspek yang dinilai mencakup kesesuaian tema, kreativitas, estetika, hingga pesan keselamatan berlalu lintas yang dituangkan dalam karya.
Setelah seluruh karya dinilai, Satlantas Polres Nganjuk memberikan hadiah secara langsung kepada para pemenang lomba Minggu (27/9/2026) malam.
Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Afandy Dwi Takdir mengatakan, terdapat empat aspek utama yang menjadi dasar penilaian, yakni kesesuaian tema sebesar 30 persen, kreativitas dan originalitas 25 persen, teknik dan kerapian 25 persen, serta kekuatan pesan keselamatan berlalu lintas sebesar 20 persen.
“Yang kita nilai pertama kesesuaian tema, kemudian kreativitas dan originalitas, teknik dan kerapian, serta pesan keselamatan berlalu lintas yang disampaikan melalui mural,” kata Afandy.
Dalam lomba tersebut, peserta menuangkan beragam subtema keselamatan berlalu lintas. Di antaranya tertib menggunakan helm SNI, larangan melawan arus, stop balap liar, keselamatan bagi pejalan kaki, hingga kampanye zero accident.
Menurut Afandy, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kreativitas bagi komunitas seni. Pihaknya ingin tembok pagar Satlantas Polres Nganjuk sepanjang kurang lebih 105 meter tersebut menjadi ruang edukasi bagi masyarakat.
“Tujuannya supaya tembok pagar ini menjadi galeri mural terbuka yang indah, berwarna dan edukatif. Pesan-pesan Kamseltibcarlantas bisa tersampaikan kepada masyarakat dan menjadi ikon baru sekaligus sarana Dikmas Lantas yang permanen,” ujarnya.
Dalam pemberian hadiah, Juara I diraih SUBKI SMART dari Magelang. Pemenang mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp7,5 juta, piala dan sertifikat. Juara 2 diraih SEN ART TEAM dari Semarang dengan hadiah uang pembinaan Rp5 juta, piala dan sertifikat.
Sementara Juara 3 diraih SJAHIDULHAQ KHOTIB dari Probolinggo yang memperoleh uang pembinaan Rp3 juta, piala dan sertifikat. Selain tiga juara utama, panitia juga memberikan penghargaan khusus kepada peserta.
Juara Favorit diraih KRIKEBA TIM, sedangkan Juara Inovatif I diraih ASAY ART dan Juara Inovatif II diraih DANARA. Masing-masing memperoleh uang pembinaan Rp 1 juta dan sertifikat.
Sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh peserta, panitia juga memberikan paket beras masing-masing sebanyak 5 kilogram.
Melalui mural yang menghiasi pagar Satlantas tersebut, pesan keselamatan diharapkan tidak berhenti selama perlombaan berlangsung, tetapi dapat terus dilihat dan diingat masyarakat dalam aktivitas sehari-hari di jalan raya.
Editor: Rizky Rusdiyanto



















Tinggalkan Balasan