

Tandaglobal.news | KEDIRI — Kekayaan seni dan budaya Indonesia kembali menarik perhatian generasi muda internasional. Dua mahasiswa University of Richmond, Amerika Serikat, Sophia Meg Rodriguez dan Tori Seidel Stivelman, mengunjungi Sanggar Sekartaji Kontemporer Pare pada Jumat (17/7/2026).
Kunjungan budaya tersebut bertujuan mengenalkan lebih dekat seni budaya Indonesia, khususnya seni tari tradisional yang dilestarikan di sanggar tersebut.
Selama berada di sanggar, keduanya menyaksikan aktivitas para penari, berinteraksi dengan anggota sanggar, serta mencoba mempraktikkan beberapa gerakan tari tradisional.
Sophia Meg Rodriguez, mahasiswa asal New York, mengatakan ketertarikannya mengikuti program magang di Basic English Course (BEC) didorong oleh cita-citanya menjadi seorang pendidik.
Ia mengaku terkesan dengan kekayaan budaya Indonesia sekaligus keramahan masyarakat yang ditemuinya selama berada di Pare.
Saat diminta menyampaikan kesannya terhadap Sanggar Sekartaji Kontemporer, Sophia mengaku kagum dengan suasana sanggar dan kemampuan para penari.
“Beautiful, impressive. You guys are so smart. I tried to dance with you guys, I could not keep up,” ujar Sophia.
(Terjemahan: “Indah, mengesankan. Kalian semua sangat pintar. Saya mencoba menari bersama kalian, tetapi saya tidak bisa mengimbanginya.”)
Sophia menilai salah satu hal yang paling menarik adalah kemampuan para penari menampilkan tarian yang rumit secara berkelompok.
Ia juga mengaku takjub melihat anak-anak yang masih berusia sangat muda sudah mampu menampilkan tarian dengan baik.
“How many people dance, and how difficult the dance is. And I see little babies dancing,” ungkapnya.
(Terjemahan: “Betapa banyak orang yang menari dan betapa sulitnya tarian tersebut. Saya juga melihat anak-anak yang masih sangat kecil ikut menari.”)
Menurut Sophia, keramahan masyarakat Indonesia menjadi pengalaman yang paling membekas selama mengikuti program budaya tersebut.
Ia melihat masyarakat Indonesia tetap menjaga tradisi dan menghargai budayanya di tengah perkembangan zaman.
“Keep doing your traditions. You will definitely appreciate them more in the future, and it’s always something nice to remember,” pesan Sophia.
(Terjemahan: “Teruslah menjaga tradisi kalian. Suatu saat nanti kalian akan semakin menghargainya, dan itu akan selalu menjadi kenangan yang berharga.”)




















Tinggalkan Balasan