KEDIRI, Tandaglobal.news Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kediri mulai memperluas program Desa Bersinar (Bersih Narkotika) ke seluruh wilayah Kabupaten Kediri.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika hingga tingkat desa.

Kepala BNN Kabupaten Kediri AKBP Andi Febrianto mengatakan, program tersebut menjadi strategi untuk mengatasi keterbatasan personel sekaligus mendekatkan layanan pencegahan kepada masyarakat.

Sebelumnya, program Desa Bersinar baru diterapkan di delapan desa.

Namun, kini Pemerintah Kabupaten Kediri telah menerbitkan kebijakan yang mendorong pembentukan Desa Bersinar di seluruh 343 desa dan satu kelurahan.

“Konsepnya adalah dari desa untuk desa. Masyarakat sendiri yang menjadi relawan, melakukan deteksi dini, memberikan edukasi, hingga membantu warga yang membutuhkan rehabilitasi atau informasi terkait narkotika,” ujarnya.

Menurut Andi, pendekatan berbasis desa dinilai lebih efektif karena persoalan narkotika sering kali sulit terungkap akibat rasa malu dan ketakutan yang dirasakan pengguna maupun keluarganya.

Melalui relawan yang berasal dari lingkungan setempat, masyarakat diharapkan lebih terbuka dalam menyampaikan informasi maupun mencari bantuan.

Di sisi lain, BNN Kabupaten Kediri juga mulai mengantisipasi potensi meningkatnya peredaran narkotika seiring berkembangnya infrastruktur, termasuk keberadaan jalan tol yang akan melintasi wilayah Kabupaten Kediri.

Andi menilai perkembangan wilayah memang akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi.

Namun, di saat yang sama, kondisi tersebut juga berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk memperluas jaringan distribusi narkoba.

“Setiap daerah yang berkembang pasti memiliki tantangan baru, termasuk potensi penyelundupan narkotika. Karena itu penguatan jaringan intelijen, pencegahan, dan keterlibatan masyarakat menjadi sangat penting,” katanya.

Ia menegaskan, keberhasilan pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum.

Dukungan pemerintah daerah, masyarakat, media, hingga berbagai lembaga harus terus diperkuat.

Dalam waktu dekat, BNN Kabupaten Kediri juga akan meluncurkan Kantor Pelayanan Terpadu P4GN serta program Kampung Inggris Bersinar di Kecamatan Pare.

Program tersebut menjadi upaya memperluas layanan pencegahan, rehabilitasi, dan edukasi antinarkoba kepada masyarakat.

“Kami ingin masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi, layanan rehabilitasi, maupun pendampingan. Pencegahan narkoba harus dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu desa dan komunitas tempat masyarakat hidup sehari-hari,” pungkasnya.