KEDIRI, Tandaglobal.news — Antrean warga terlihat di stan-stan penjualan saat Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar di Balai Desa Jarak, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Selasa (20/10/2026). Warga berdatangan sejak pagi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.

Berbagai komoditas, mulai dari beras, gula, minyak goreng, telur, cabai, dan bawang, menjadi incaran pembeli. Selisih harga yang lebih murah menjadi daya tarik tersendiri, terlebih warga dapat membeli berbagai kebutuhan dalam satu lokasi.

Salah seorang warga, Indah Sulis (35), mengaku terbantu dengan adanya GPM karena harga sejumlah kebutuhan pokok dinilai lebih murah dibandingkan di pasaran.

Ia membeli minyak goreng merek Fortune dengan selisih harga sekitar Rp2.000 dari harga normal.

“Menurut saya, kegiatan ini sangat membantu karena harganya lebih murah dibandingkan di pasaran. Saya tadi membeli minyak goreng Fortune, selisihnya sekitar Rp2.000,” ujar Indah.

Ia berharap kegiatan serupa lebih sering digelar agar masyarakat dapat terus memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Indah juga berharap persediaan komoditas, terutama gula, dapat lebih mencukupi pada pelaksanaan berikutnya.

“Kalau bisa kegiatan seperti ini lebih sering diadakan. Untuk gula dan barang lainnya, harapannya stoknya lebih banyak supaya warga yang datang bisa kebagian,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Watik (50), warga Desa Jarak. Menurutnya, pasar murah tersebut memberikan manfaat karena harga barang yang dijual lebih terjangkau dibandingkan harga normal di pasaran.

Watik juga menyambut baik layanan cek kesehatan gratis yang digelar bersamaan dengan GPM. Melalui layanan tersebut, warga dapat memeriksakan kondisi kesehatan tanpa harus datang pada kesempatan berbeda.

“Bagus sekali, karena barang-barangnya lebih murah. Setelah belanja, warga juga bisa langsung memeriksakan kesehatan. Harapannya, kegiatan seperti ini terus diadakan dan desa semakin maju,” kata Watik.

Sementara itu, Mujiati, warga Desa Jarak, turut menyambut positif pelaksanaan GPM yang membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ia berharap kegiatan tersebut terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh warga.

Bagi masyarakat, GPM menjadi kesempatan untuk menghemat pengeluaran rumah tangga, terutama ketika harga kebutuhan pokok di pasaran berubah-ubah. Kehadiran beragam komoditas dalam satu lokasi juga memudahkan warga mendapatkan sejumlah kebutuhan sekaligus.

Melalui kegiatan ini, warga berharap pemerintah daerah dapat terus menghadirkan program serupa secara berkala dan memastikan ketersediaan barang mencukupi. Dengan demikian, masyarakat yang datang dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau tanpa khawatir kehabisan komoditas yang dibutuhkan.