KEDIRI, TandaGlobalNews–Inter Kediri mulai membentuk kerangka tim untuk menghadapi kompetisi Liga 4 yang dijadwalkan berlangsung Desember 2026. Sebanyak 72 pemain mengikuti seleksi yang digelar di Lapangan Ngronggo, Kota Kediri, Sabtu (17/10/2026).
CEO Inter Kediri Tomi Ari Wibowo mengatakan, para pemain yang mengikuti seleksi tidak hanya berasal dari Kediri. Sejumlah pemain datang dari berbagai daerah di Jawa Timur hingga Jawa Tengah, di antaranya Surabaya, Pacitan, Tegal, dan Karanganyar.
“Alhamdulillah luar biasa, hari ini sudah 72 pemain yang absen,” jelasnya.
Menurutnya, seleksi tersebut menjadi langkah awal untuk menyusun tim yang akan berlaga di Liga 4 regional Jawa Timur. Inter Kediri memasang target minimal mampu melaju hingga putaran nasional.
“Target awal kami lolos nasional dulu. Nanti kita susun lagi untuk bisa promosi ke Liga tiga,” ujarnya.
Sementara itu Pelatih Inter Kediri Alfiat menambahkan, proses seleksi berlangsung lancar dan para pemain menunjukkan kemampuan maksimal. Seleksi dilakukan untuk mendapatkan pemain berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan tim.
“Anak-anak maksimal. Saya berharap dari seleksi ini kita mendapatkan pemain yang berkualitas untuk persiapan Liga 4 regional Jawa Timur,” ucapnya.
Dari puluhan pemain yang mengikuti seleksi, Inter Kediri rencananya akan merekrut sekitar 25 pemain untuk mengisi skuad. Alfiat menyebut kualitas menjadi pertimbangan utama, selain karakter pemain yang mau bekerja keras dan memiliki teknik yang dibutuhkan tim.
“Yang kita cari pemain yang mau bekerja, punya teknik dan mau berjuang. Nanti kebutuhan tim yang menentukan,” paparnya.
Seleksi kali ini juga menyesuaikan regulasi terbaru Asprov PSSI Jawa Timur mengenai batasan usia pemain. Kelahiran 2006 dan seterusnya masuk kategori pemain sesuai regulasi, sementara pemain kelahiran 2004-2005 masih diperbolehkan bermain dalam kategori senior.
Alfiat menyambut positif perubahan regulasi tersebut karena membuka ruang lebih besar bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan. Inter Kediri pun akan memaksimalkan pencarian pemain kelahiran 2006 serta tetap mempertimbangkan pemain di kuota senior yakni kelahiran 2004-2005 yang dinilai mampu memperkuat tim.
“Regulasi ini bagus sekali. Kita bisa mencari potensi pemain yang benar-benar berkualitas, terutama usia 2006. Untuk 2004-2005 juga kita cari yang kualitasnya bisa mengangkat tim,” pungkasnya.
Editor: Rizky Rusdiyanto



















Tinggalkan Balasan