KEDIRI, TandaGlobalNews–Kondisi rumah yang rusak dan belum layak huni menjadi perhatian Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati. Melalui program bedah rumah hasil kolaborasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kediri dengan Pemerintah Kota Kediri, senilai Rp 20 juta ini diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan perbaikan tempat tinggal.

Mbak Wali mendatangi langsung rumah penerima bantuan untuk melihat kondisi hunian sekaligus memastikan bantuan yang diberikan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan tempat tinggal yang layak, Selasa (20/10/2026).

Salah satu penerima bantuan adalah Adi Sucipto, warga Kelurahan Mrican Kecamatan Mojoroto. Rumah yang ditempatinya bersama keluarga selama 22 tahun itu memiliki kondisi yang memprihatinkan. Atapnya berlubang, sejumlah bagian dinding rusak hingga harus ditutupi kain. Selain itu, rumah tersebut belum memiliki kamar yang memadai, sementara lantainya juga belum berkeramik.

Melalui program bedah rumah ini, rumah Adi akan diperbaiki pada bagian atap dan dinding, lantainya akan dikeramik, dindingnya akan dicat, serta ditambah satu kamar untuk menunjang kebutuhan keluarga.

Usai meninjau rumah tersebut, Mbak Wali menjelaskan bahwa bantuan bedah rumah ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Kediri dengan Baznas Kota Kediri.

“Tadi sudah kita lihat bersama, kondisi rumahnya memang belum layak huni. Kami berharap dengan bantuan ini, rumah beliau dan keluarga bisa menjadi hunian yang layak, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan kualitas hidupnya meningkat,” jelasnya.

Mbak Wali menambahkan, program bedah rumah tersebut menyasar enam rumah, dengan alokasi dua rumah di setiap kecamatan. Menurutnya, kolaborasi ini diperlukan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga yang belum dapat mengakses bantuan melalui program pemerintah.

Untuk memastikan hasil pembangunan sesuai harapan, Mbak Wali menekankan bahwa proses perbaikan rumah akan dikawal oleh lurah dan camat, serta didampingi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Pendampingan ini dilakukan agar pembangunan berjalan sesuai ketentuan, memiliki kualitas yang baik, dan mampu mengatasi permasalahan rumah tidak layak huni.

Ia juga berpesan agar seluruh pihak yang terlibat menjaga amanah dan memastikan bantuan digunakan sepenuhnya untuk kebutuhan perbaikan rumah penerima manfaat.

“Semoga bantuan ini bermanfaat. Saya titip kepada semua pihak agar bantuan sebesar Rp20 juta ini tidak dipotong dan digunakan sepenuhnya untuk membangun rumah Bapak Adi Sucipto. Tolong dijaga amanah ini karena bantuan tersebut benar-benar untuk kemaslahatan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Adi Sucipto mengaku bersyukur menerima bantuan perbaikan rumah yang telah ditempatinya ini. Ia menuturkan, rumahnya kerap bocor saat hujan turun. Dengan adanya bantuan tersebut, ia berharap rumahnya menjadi lebih nyaman untuk ditinggali. “Terima kasih Mbak Wali dan Baznas Kota Kediri atas bantuan perbaikan rumah ini,” ujarnya.

Editor: Rizky Rusdiyanto