
KEDIRI, Tandaglobal.news — Musim kemarau yang identik dengan cuaca kering dan debu menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai masyarakat karena dapat memengaruhi kesehatan saluran pernapasan. Puskesmas Plosoklaten, Kabupaten Kediri, mengimbau warga menjaga daya tahan tubuh serta mengurangi paparan debu dan asap rokok untuk mencegah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), Selasa (20/10/2026).
Dokter Puskesmas Plosoklaten, dr. Yanuar, menjelaskan bahwa ISPA tidak hanya terjadi saat musim kemarau.
Penyakit tersebut juga kerap ditemukan pada musim hujan sehingga masyarakat perlu menjaga kesehatan sepanjang tahun.
Menurutnya, perubahan kondisi cuaca dapat memengaruhi daya tahan tubuh seseorang. Selain paparan debu, asap rokok di lingkungan rumah juga dapat memicu gangguan saluran pernapasan.
“Kasus ISPA sebenarnya tidak hanya terjadi pada musim kemarau. Saat ini kasusnya cukup tinggi, tetapi pada musim hujan pun ISPA tetap berpotensi banyak ditemukan,” jelas dr. Yanuar.
Ia menambahkan, ISPA merupakan salah satu penyakit yang cukup sering ditangani di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, termasuk puskesmas.
Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan faktor lingkungan dan kebiasaan sehari-hari yang dapat memengaruhi kesehatan pernapasan.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kebiasaan merokok di dalam rumah, terutama jika terdapat balita.
Asap rokok dapat memperburuk kualitas udara di dalam ruangan dan meningkatkan risiko gangguan pernapasan bagi orang-orang di sekitarnya.
Dr. Yanuar mengimbau masyarakat agar tidak merokok sembarangan, terlebih di tempat umum dan lingkungan yang terdapat anak-anak.
Ia juga menyarankan warga yang mengalami keluhan ISPA untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan agar mendapatkan penanganan yang sesuai.
“Bagi masyarakat yang mengalami ISPA, sebaiknya segera berobat untuk mendapatkan penanganan. Sementara itu, masyarakat yang sehat perlu menjaga daya tahan tubuh melalui pola makan dan pola hidup yang baik,” ujarnya.
Selain menghindari asap rokok, masyarakat juga perlu menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi paparan debu saat beraktivitas di luar rumah.
Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan saluran pernapasan selama musim kemarau.
Puskesmas Plosoklaten berharap masyarakat semakin memperhatikan faktor risiko ISPA, baik yang berasal dari lingkungan maupun kebiasaan sehari-hari, sehingga kesehatan keluarga tetap terjaga di tengah perubahan cuaca.



















Tinggalkan Balasan