Kediri, Tandaglobal.news-Dibukanya kembali akses Jembatan Kaliombo mulai membawa dampak positif bagi aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya. Setelah beberapa hari jembatan dapat kembali dilalui kendaraan, pedagang dan pemilik warung di sekitar lokasi mulai merasakan peningkatan aktivitas pembeli.
Sebelumnya, proses pembangunan dan penutupan akses jembatan sempat membuat mobilitas kendaraan terganggu. Kondisi tersebut turut berdampak pada pedagang yang mengandalkan pengguna jalan sebagai salah satu sumber pelanggan.
Kini, setelah akses kembali dibuka, kendaraan mulai melintas dengan lebih lancar. Kondisi tersebut membuat aktivitas perdagangan di sekitar jembatan perlahan kembali seperti sebelum adanya pembangunan.
Dewi, salah satu pedagang di sekitar Jembatan Kaliombo, mengatakan perubahan cukup terasa setelah akses jembatan dibuka. Pembeli yang sebelumnya berkurang mulai kembali berdatangan.
“Sekarang sudah mulai normal lagi. Setelah jembatan dibuka, orang yang lewat semakin banyak sehingga pembeli juga mulai kembali,” katanya, Jumat (28/8/2026).
Menurut Dewi, tidak hanya pembeli yang berbelanja, warga maupun pengguna jalan yang sekadar beristirahat juga mulai kembali memadati sejumlah warung di sekitar jembatan.
Warung-warung yang menyediakan kopi dan makanan ringan kembali menjadi tempat singgah bagi pengendara. Aktivitas ngopi dan beristirahat yang sebelumnya ikut terdampak karena akses jembatan terganggu, kini mulai terlihat ramai kembali.
“Yang biasanya berhenti untuk ngopi juga mulai banyak lagi. Dulu waktu jembatan belum dibuka, orang-orang lebih sepi karena aksesnya terganggu,” jelasnya.
Kembalinya arus kendaraan juga memberikan harapan bagi berbagai usaha kecil di sekitar jembatan. Selain pedagang makanan dan minuman, aktivitas jasa lainnya seperti ojek dan penitipan kendaraan ikut berpotensi kembali bergeliat.
Dari sisi mobilitas, masyarakat kini juga lebih mudah melakukan perjalanan tanpa harus mengambil jalur memutar. Kendaraan umum maupun kendaraan pribadi dapat kembali menggunakan jalur tersebut setelah sebelumnya mengalami pembatasan selama proses pembangunan.
Bagi masyarakat sekitar, dibukanya Jembatan Kaliombo bukan hanya berarti pulihnya akses transportasi, tetapi juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi yang sempat menurun.
Para pedagang berharap kondisi tersebut terus bertahan sehingga omzet dan jumlah pelanggan dapat kembali stabil seperti sebelum pembangunan jembatan berlangsung.
Reporter: Maulana Rahmadha
Editor: Rizky Rusdiyanto




















Tinggalkan Balasan