



KEDIRI, Tandaglobal.news — Kebakaran rumpun bambu milik warga di Dusun Sentul Timur, Desa Tiru Lor, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Rabu (21/10/2026) dini hari, sempat mengancam permukiman di sekitarnya. Berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke tiga rumah warga.
Kebakaran terjadi pada rumpun bambu milik Sakijan yang berada di RT 04 RW 02. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri menerima laporan kejadian dari Harmudi pada pukul 02.11 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Damkar Pos Pare berangkat menuju lokasi pada pukul 02.16 WIB dan tiba sekitar pukul 02.30 WIB.
Sebanyak enam personel dikerahkan dengan menggunakan satu unit mobil pemadam berkapasitas 5.000 liter.
Berdasarkan informasi awal, kebakaran diketahui oleh seorang tetangga ketika pemilik rumpun bambu sedang berada di luar kota.
Api diduga berasal dari sisa pembakaran sampah pada siang hari yang kemudian merambat ke dedaunan kering hingga membakar rumpun bambu.
Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan petugas segera melakukan pemadaman setelah menerima laporan untuk mencegah api meluas ke bangunan di sekitarnya.
“Begitu menerima laporan, petugas Damkar Pos Pare langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman sesuai prosedur operasional standar (SOP). Penanganan dilakukan agar api tidak merembet ke rumah warga yang berada di sekitar titik kebakaran,” ujar Kaleb.
Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 03.45 WIB. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, baik ringan maupun berat.
Meski tidak dilaporkan adanya kerugian materiil akibat kebakaran rumpun bambu tersebut, petugas memperkirakan nilai aset yang berhasil diselamatkan mencapai sekitar Rp250 juta.
Nilai tersebut merupakan perkiraan dari tiga rumah yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Kaleb mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama ketika meninggalkan lokasi pembakaran.
Sisa api yang belum benar-benar padam berpotensi menyambar material kering dan memicu kebakaran, terlebih pada malam hingga dini hari ketika kondisi lingkungan sulit terpantau.
“Pastikan api benar-benar padam setelah membakar sampah. Jangan meninggalkan bara api tanpa pengawasan, karena dapat merambat ke daun kering, rumpun bambu, atau material lain yang mudah terbakar dan membahayakan lingkungan sekitar,” pungkasnya.



















Tinggalkan Balasan