BOGOR, Tandaglobal.news — Dugaan perundungan terhadap seorang siswi SMP terjadi di wilayah Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jumat (18/9/2026). Sejumlah siswi disebut terlibat dalam kejadian tersebut hingga korban mengalami luka memar dan trauma.
Berdasarkan pengakuan korban, kejadian bermula saat dirinya ditonjok pada bagian dada oleh salah satu siswi.
Korban mengaku kemudian membalas tindakan tersebut.
Situasi selanjutnya kembali memanas. Korban mengaku ditampar pada bagian wajah oleh siswi lainnya hingga mengalami luka memar.
Pakaian dan kerudung korban juga disebut sempat ditarik-tarik oleh siswi lain.
Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian setelah informasi mengenai dugaan perundungan itu beredar.
Namun, penyebab awal perselisihan dan kronologi lengkap kejadian hingga kini belum diketahui secara pasti.
Dari keterangan yang beredar, korban disebut mengalami trauma setelah kejadian tersebut.
Korban bahkan untuk sementara tidak ingin kembali ke sekolah.
Polisi disebut akan melakukan pengecekan terkait dugaan perundungan tersebut.
Hingga saat ini, identitas para siswi yang terlibat serta langkah lanjutan dari pihak sekolah belum diketahui.
Kasus ini menjadi perhatian karena perundungan di lingkungan sekolah tidak hanya berpotensi menimbulkan luka fisik, tetapi juga dapat berdampak pada kondisi psikologis korban.
Karena itu, kronologi dan pihak yang terlibat perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut agar tidak terjadi kesimpulan sepihak.



















Tinggalkan Balasan