Secara keseluruhan, Bupati Sidoarjo Subandi menyebut total sementara terdapat 273 santri yang mendapatkan perawatan di tiga rumah sakit.
Rinciannya, 200 orang di RSUD R.T. Notopuro, 58 orang di RSI Siti Hajar, dan 15 orang di RS Delta Surya.
Situasi di sejumlah rumah sakit sempat dipenuhi aktivitas evakuasi dan penanganan pasien.
Ambulans lalu-lalang membawa santri dari pesantren untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis.
Meski jumlah pasien cukup besar, pemerintah daerah memastikan seluruh santri yang terdampak telah mendapatkan penanganan.
Tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Pemeriksaan masih dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga akan menelusuri proses pengolahan hingga distribusi makanan MBG yang diterima para santri.




















Tinggalkan Balasan