SIDOARJO, Tandaglobal.news — Sejumlah rumah sakit di Kabupaten Sidoarjo dipadati santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (1/9/2026) malam.
Para santri mulai berdatangan ke fasilitas kesehatan setelah mengalami sejumlah keluhan, seperti mual, muntah, diare, sakit perut, dan pusing.
Evakuasi dilakukan secara bertahap dari lingkungan pondok menuju sejumlah rumah sakit.
RSUD R.T. Notopuro menjadi salah satu rumah sakit dengan jumlah pasien terbanyak.
Hingga Selasa malam, sekitar 200 santri tercatat mendapatkan penanganan di rumah sakit tersebut.
Puluhan santri lainnya dibawa ke RSI Siti Hajar Sidoarjo.
Direktur RSI Siti Hajar Sidoarjo, dr. H. Iqbal Faizin, mengatakan jumlah pasien yang masuk melalui IGD mencapai hampir 60 orang.
Sampai pukul 21.15 tercatat ada pasien masuk melalui IGD hampir 60, ujar Iqbal.
Menurutnya, para pasien langsung mendapatkan penanganan medis.
Santri yang kondisinya stabil menjalani observasi, sedangkan pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut ditempatkan di ruang rawat inap.
Sementara itu, RS Delta Surya juga menerima santri yang mengalami keluhan setelah mengonsumsi MBG.
Berdasarkan pendataan Pemkab Sidoarjo pada Selasa malam, terdapat 15 santri yang menjalani penanganan di rumah sakit tersebut.




















Tinggalkan Balasan