KEDIRI, Tandaglobal.news Wisata Sumber Jembangan di Desa Tempurejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, terus dikembangkan sebagai destinasi ekowisata yang mengedepankan kelestarian alam, budaya Jawa, dan pemberdayaan masyarakat.

Destinasi yang dikelola BUMDes Tempurejo Berdaya tersebut menawarkan keindahan mata air alami yang tetap mengalir meski memasuki musim kemarau.

Pengembangan wisata menjadi salah satu upaya Desa Tempurejo dalam mengoptimalkan potensi alam dan ekonomi masyarakat.

Kegiatan launching pengembangan Desa Tempurejo sebagai Desa Ekowisata Mandiri dan Berkelanjutan merupakan bagian dari program yang diinisiasi dan dilaksanakan oleh Tim PPK Ormawa HIMABIO Helianthus Universitas Nusantara PGRI Kediri Tahun 2026 melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa).

Program tersebut diselenggarakan dan didanai oleh Belmawa Dikti Kemendikbudristek.

Pengelola Sumber Jembangan, Sunardi, mengatakan kawasan tersebut awalnya hanya berupa aliran sungai kecil yang menjadi tempat berkumpulnya beberapa sumber mata air.

Pemerintah desa mulai mengembangkan kawasan tersebut pada 2019 setelah mendapatkan bantuan pembangunan embung dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Dulu sebelum 2019, tempat ini hanya aliran sungai kecil yang menjadi tempat berkumpulnya beberapa sumber mata air. Kemudian mulai dikembangkan setelah mendapat bantuan pembangunan embung pada 2019,” ujar Sunardi.

Seiring pengembangan kawasan, Sumber Jembangan kini memiliki sejumlah fasilitas wisata.

Pengunjung dapat menikmati dermaga, pulau kecil di tengah embung, area outbound, flying fox, spot swafoto, serta area bermain anak. Pengelola juga menyediakan kolam bermain air yang menggunakan aliran langsung dari sumber mata air.

Pengunjung juga dapat mengelilingi embung menggunakan perahu yang dilengkapi pelampung.

Selain itu, kawasan wisata menyediakan aktivitas memancing, hiburan musik akustik pada akhir pekan, lomba karaoke, serta warung kuliner yang dikelola warga sekitar.