Produk yang dikembangkan antara lain olahan susu etawa, ecoprint, keripik, produk rumah kompos dan bibit tanaman, hingga kerajinan anyaman tas.

UNP Kediri turut membantu pemasaran produk UMKM melalui platform digital.

Dukungan tersebut mencakup promosi secara daring, pembuatan toko online melalui Shopee, serta pengembangan produk herbal, termasuk penyempurnaan komposisi racikan jamu serbuk secara rutin.

Dalam pengelolaan kawasan wisata, destinasi seperti Sumber Jembangan dan Alaska berada di bawah naungan BUMDes dengan dukungan aktif Pokdarwis.

Pemerintah desa juga menerapkan sejumlah aturan untuk menjaga kelestarian lingkungan, terutama di kawasan hutan dan area wisata.

Aturan tersebut meliputi larangan berjualan di kawasan tertentu, larangan menebang atau merusak tanaman, serta larangan memaku pohon.

Ketentuan tersebut diterapkan untuk menjaga keasrian kawasan sekaligus melindungi lingkungan dan sumber air lebih luas.

Erika berharap pengembangan Sumber Jembangan dapat meningkatkan daya tarik wisata sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Menurutnya, pengembangan destinasi harus berjalan seimbang dengan upaya menjaga budaya dan kelestarian alam.

Sementara itu, Sunardi berharap Sumber Jembangan semakin dikenal masyarakat luas sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan ekonomi lokal.

Pengelola berkomitmen menjaga keberadaan sumber air dan lingkungan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.