Kades Gedangsewu Ajak Warga Manfaatkan Peluang Usaha

Kades Gedangsewu mengajak warga memanfaatkan potensi keramaian punden sebagai peluang usaha untuk mengembangkan UMKM dan meningkatkan ekonomi keluarga.(Dok. Roni Ardiansyah / Tandaglobalnews)

Tandaglobalnews | KEDIRI – Kepala Desa Gedangsewu, Ruslan Abdul Ghani, mengajak masyarakat, khususnya warga Dusun Duluran, untuk memanfaatkan potensi keramaian di kawasan punden yang ramai dikunjungi setiap pekan sebagai peluang mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta membuka warung-warung kecil guna meningkatkan perekonomian keluarga.

Dalam penyampaiannya pada Jumat, 19 Juni 2026, Ruslan menekankan pentingnya mengubah pola pikir masyarakat agar lebih memilih mencari nafkah dengan cara yang halal dan mandiri melalui usaha sendiri.

“Ramainya pengunjung di punden ini adalah peluang yang harus dimanfaatkan. Daripada hanya menjadi penonton, lebih baik warga membuka usaha kecil atau berjualan sehingga bisa menambah penghasilan keluarga,” ujarnya.

Ia menilai keberadaan punden yang rutin didatangi masyarakat dapat menjadi peluang ekonomi yang perlu dimanfaatkan oleh warga sekitar. Dengan membuka usaha kecil, menurutnya, masyarakat dapat memperoleh penghasilan tanpa harus bergantung pada belas kasihan orang lain.

Ruslan mengaku merasa prihatin melihat masih adanya warga yang memilih mengemis atau meminta-minta di jalanan maupun di persimpangan lampu merah. Ia bahkan menyampaikan kesedihannya ketika mengetahui masih ada warga yang melakukan aktivitas tersebut dengan menutupi wajah menggunakan masker.

“Saya sedih melihat masih ada warga yang mengemis. Bahkan ada yang memakai masker untuk menutupi wajahnya. Sebagai kepala desa, tentu hati saya merasa prihatin,” ungkap Ruslan.

Ia juga mengaku merasa malu ketika menghadiri pertemuan atau rapat di tingkat kabupaten karena adanya stigma maupun laporan yang menyebut masih terdapat warga Desa Gedangsewu yang mengemis di sejumlah tempat.

“Saya berharap kebiasaan itu bisa dihentikan. Mari kita jaga nama baik desa dengan bekerja dan berusaha secara mandiri. Jangan sampai anak cucu kita mewarisi budaya meminta-minta,” tegasnya.

Baca Juga  Menggali Potensi Sumber Sirah Kediri, Dari Irigasi Sawah hingga Wisata Unggulan

Karena itu, Ruslan mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan peluang usaha yang tersedia. Ia juga meminta para orang tua untuk mendidik anak-anak mereka agar terbiasa bekerja dengan cara yang baik, memiliki semangat berusaha, serta tidak menjadikan mengemis sebagai pilihan hidup.

Menurutnya, setiap orang yang memiliki kemauan untuk bekerja dan berusaha akan memperoleh rezeki yang telah disediakan oleh Allah SWT. Keyakinan tersebut, kata dia, harus menjadi motivasi bagi masyarakat untuk bangkit dan meningkatkan taraf hidup keluarga melalui usaha yang halal.

“Kalau kita mau berusaha, insyaallah Allah sudah menyiapkan rezeki untuk setiap hamba-Nya. Yang penting kita bekerja dengan cara yang baik dan halal,” katanya.

Di akhir penyampaiannya, Ruslan menyampaikan permohonan maaf kepada para tokoh masyarakat dan seluruh warga karena hingga saat ini belum dapat memberikan bantuan materi secara langsung. Ia mengaku hanya dapat memberikan nasihat dan doa agar masyarakat senantiasa diberikan rezeki yang berkah dan kehidupan yang lebih baik.

“Saya mohon maaf jika belum bisa banyak membantu secara materi. Yang bisa saya berikan adalah nasihat dan doa, semoga seluruh warga diberikan kelancaran rezeki, usaha yang maju, dan kehidupan yang lebih sejahtera,” pungkasnya.

Jurnalis : Roni Ardiansyah

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *