
Tandaglobal.news | Kediri – Selama kurang lebih enam tahun, Ibu Milatun konsisten berjualan di kawasan Wisata Pancar Wonotirto, Desa Gayam, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Aktivitasnya menjadi bagian dari pergerakan ekonomi lokal, dengan mengandalkan keramaian pengunjung, terutama saat akhir pekan.
Dalam wawancara bersama redaksi Tandaglobal.news pada hari Sabtu, 20 Juni 2026, Ibu Milatun menceritakan perjalanan usahanya yang telah menjadi bagian dari aktivitas wisata di Pancar Wonotirto. Ia mengaku telah cukup lama menggantungkan penghasilan dari berjualan di lokasi tersebut.
“Sekitar 6 tahun,” ujar Ibu Milatun saat ditanya mengenai lama dirinya berjualan.
Menurutnya, jumlah pengunjung sangat memengaruhi tingkat penjualan yang ia peroleh setiap hari. Pada hari kerja, kondisi kawasan wisata cenderung lebih sepi sehingga pembeli tidak terlalu banyak. Namun, saat akhir pekan tiba, jumlah pengunjung meningkat signifikan dan berdampak langsung pada pendapatannya.
“Hari biasa agak sepi lah, hari akhir pekan ramai,” katanya.
Untuk memenuhi kebutuhan wisatawan, Ibu Milatun menyediakan berbagai jenis makanan dan minuman ringan. Dagangannya terdiri dari gorengan, es, mi, serta aneka jajanan yang banyak diminati anak-anak maupun pengunjung keluarga yang datang ke lokasi wisata.


“Gorengan, es, mi, sama jajan anak-anak,” jelasnya.
Setiap hari, ia membuka lapaknya sejak pagi hingga sore hari agar dapat melayani pengunjung secara maksimal. Dengan jam operasional yang cukup panjang, ia berharap bisa menjangkau lebih banyak pembeli yang datang silih berganti sepanjang hari.
“Bukanya pagi jam 7, tutup jam 4,” tuturnya.
Keberadaan pedagang seperti Ibu Milatun menjadi salah satu penunjang kenyamanan pengunjung di Wisata Pancar Wonotirto. Selain menyediakan kebutuhan konsumsi wisatawan, aktivitas para pedagang juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Keramaian pengunjung pada akhir pekan menjadi harapan utama bagi para pelaku usaha kecil di kawasan tersebut. Dengan meningkatnya jumlah wisatawan, para pedagang berharap pendapatan mereka tetap stabil dan usaha yang dijalankan dapat terus bertahan dalam jangka panjang.
Penulis: Eka Putri Maryani