Tim Pocil Polres Kediri mengikuti uji mental dan check sound sebagai persiapan tampil di Gebyar Pocil Polda Jatim 2026. (dok. Maulana Rahmadha)

Tandaglobal.news | Kediri – Tim Polisi Cilik (Pocil) Polres Kediri terus mematangkan persiapan menjelang mengikuti ajang Gebyar Pocil Polda Jawa Timur yang akan digelar pada 23 Juni 2026. Salah satu agenda yang dilakukan pada Minggu (21/6/2026) adalah uji mental dan check sound sebagai bagian dari persiapan akhir sebelum tampil di tingkat provinsi.

Pembina Pocil Polres Kediri, Gigih Khanif selaku Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), mengatakan peserta Pocil yang dipersiapkan berasal dari siswa-siswi kelas 4 dan kelas 5 sekolah dasar yang direkrut dari tujuh kecamatan di Kabupaten Kediri, yakni Pare, Badas, Kandangan, Plosoklaten, Puncu, Plemahan, dan Kepung.

Menurut Gigih, proses perekrutan dilakukan dengan menggandeng Dinas Pendidikan untuk menjaring anak-anak yang memiliki kemampuan, bakat, serta potensi untuk dikembangkan sebagai anggota Polisi Cilik. Seleksi dilakukan agar peserta yang terpilih mampu mengikuti seluruh rangkaian pembinaan dan latihan secara maksimal.

Ia menjelaskan, latihan telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan dengan intensitas latihan setiap pagi dan sore hari. Berbagai materi diberikan kepada peserta, mulai dari Peraturan Baris Berbaris (PBB), 12 gerakan dasar lalu lintas, hingga penampilan kearifan lokal berupa tari-tarian yang dibimbing langsung oleh koreografer.

“Kegiatan hari ini merupakan bagian dari uji mental sekaligus check sound untuk memastikan kesiapan anak-anak sebelum berangkat mengikuti lomba di Polda Jatim pada 23 Juni mendatang,” ujar Gigih, Minggu (21/6/2026).

Gigih mengakui proses pembinaan Pocil memiliki tantangan tersendiri mengingat peserta masih berusia anak-anak yang secara alami masih senang bermain. Kondisi tersebut membuat para pelatih dan pembina harus lebih sabar, telaten, serta mampu menciptakan suasana latihan yang menyenangkan agar materi dapat diterima dengan baik.

Meski demikian, ia menilai perkembangan peserta cukup menggembirakan. Semangat anak-anak dalam mengikuti latihan terus meningkat seiring mendekati hari pelaksanaan lomba, sehingga optimisme untuk tampil maksimal pun semakin besar.

Gigih berharap secara kompetisi tim Pocil Polres Kediri mampu meraih prestasi terbaik, setidaknya masuk dalam jajaran juara pada ajang Gebyar Pocil Polda Jatim 2026. Namun, menurutnya, tujuan utama dari pembinaan Polisi Cilik bukan semata mengejar kemenangan.

“Harapan paling utama adalah tertanamnya nilai kedisiplinan dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini. Nantinya anak-anak ini diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus menularkan kebiasaan positif tersebut kepada teman-temannya di sekolah maupun lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Jurnalis : Maulana Rahmadha