Ia mengingatkan, siswa yang tinggal di lingkungan Sekolah Rakyat perlu mewaspadai penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) mengingat lokasi sekolah berada di area yang masih mengalami aktivitas pembangunan dan kondisi cuaca yang cukup ekstrem.
“Siang hari panas, malam hari dingin, ditambah kondisi berdebu. Situasi seperti ini bisa memicu ISPA, influenza, batuk pilek, maupun alergi. Karena itu anak-anak harus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” katanya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri juga mengimbau siswa menjaga pola makan, istirahat yang cukup, rajin mencuci tangan, serta menggunakan masker apabila mengalami gejala penyakit menular.
Di sisi lain, salah satu siswa Sekolah Rakyat, Ahmad Rizky Ramadhan, asal Desa Manyakan, Kecamatan Kandat, mengaku senang mengikuti berbagai kegiatan di sekolah barunya.
Meski belum mengetahui hasil pemeriksaan kesehatan yang dijalaninya, remaja berusia hampir 16 tahun itu merasa nyaman tinggal di asrama dan menikmati suasana baru bersama teman-teman dari berbagai daerah.
“Senang. Banyak teman,” ucap Ahmad singkat.
Baginya, lingkungan asrama dan kesempatan berinteraksi dengan banyak teman baru menjadi pengalaman yang paling menyenangkan selama mengikuti kegiatan di Sekolah Rakyat Kabupaten Kediri.




















Tinggalkan Balasan