BEBAS DERITA! AIR BERSIH MENGALIR KE 2.000 TITIK TERPENCIL!

TandaGlobalNews JAKARTA, 4 Juni 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus memperluas akses sumber daya air bersih yang layak bagi masyarakat di seluruh penjuru Tanah Air. Hingga pertengahan tahun 2026, pembangunan dan pengembangan jaringan penyediaan air bersih yang berupa sistem perpipaan maupun tangki air komunal telah berhasil menjangkau lebih dari 8 juta jiwa, terutama yang berada di wilayah pedesaan, perbatasan, dan daerah terpencil yang sebelumnya sulit mendapatkan pasokan air yang memenuhi standar kesehatan.

Menteri PUPR dalam laporan kinerja yang disampaikan secara resmi menyatakan bahwa pembangunan ini menjadi prioritas utama guna mewujudkan salah satu tujuan dasar pembangunan nasional, yaitu menjamin ketersediaan air bersih sebagai hak asasi manusia sekaligus penunjang utama peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Berbagai jenis infrastruktur dibangun disesuaikan dengan kondisi geografis dan kebutuhan masing-masing wilayah, sehingga dapat berfungsi secara optimal dan berkelanjutan.

“Selama semester pertama tahun ini, kami telah menyelesaikan pembangunan ratusan kilometer jaringan perpipaan baru serta ribuan unit tangki air komunal yang tersebar di lebih dari 2.000 titik lokasi. Hasilnya, lebih dari 8 juta warga sudah dapat menikmati akses air bersih yang layak untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, hingga kebersihan lingkungan,” jelas Menteri PUPR.

Pemerintah menargetkan, hingga akhir tahun 2026 mendatang, cakupan layanan ini akan terus ditingkatkan hingga mampu melayani 15 juta jiwa baru secara keseluruhan. Jika target tersebut tercapai, maka persentase penduduk Indonesia yang memiliki akses terhadap air bersih dan layak diperkirakan akan naik mencapai 92 persen, meningkat signifikan dibandingkan capaian pada akhir tahun sebelumnya.

Peningkatan akses ini diharapkan dapat menekan angka penyakit yang disebabkan oleh keterbatasan dan kualitas air yang buruk, sekaligus meringankan beban masyarakat, khususnya ibu rumah tangga yang sebelumnya harus menempuh jarak jauh dan memakan waktu lama hanya untuk mendapatkan air bersih. Selain membangun infrastruktur, Kementerian PUPR juga membentuk kelompok pengelola air di tingkat desa agar fasilitas yang telah dibangun dapat dipelihara dan dimanfaatkan secara bertanggung jawab dalam jangka panjang.

Pemerintah berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini pada tahun-tahun berikutnya, dengan sasaran akhir agar seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali dapat menikmati akses air bersih yang aman dan berkelanjutan.

Penulis: Stefani Eka

Editor: TGN News

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *