
(foto : isitimewa)
TandaGlobalNews | Brebes – Sebuah aksi keberanian yang dilakukan seorang juru parkir lanjut usia di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menjadi perhatian publik. Kusriyati (65), seorang juru parkir yang sehari-hari bekerja di kawasan pertokoan, berhasil menggagalkan upaya pencurian uang tunai senilai Rp3,6 miliar yang tersimpan di dalam sebuah mobil.
Peristiwa tersebut terjadi ketika sebuah mobil Mitsubishi Pajero Sport berwarna hitam milik seorang warga bernama Kliwon Alwawan diparkir di lokasi yang cukup ramai. Di dalam kendaraan tersebut terdapat uang tunai dalam jumlah besar yang rencananya akan digunakan untuk keperluan tertentu.
Menurut informasi yang beredar, pelaku diduga telah mengincar kendaraan tersebut. Saat situasi dianggap memungkinkan, pelaku mencoba menjalankan aksinya dengan memecahkan kaca mobil untuk mengambil uang yang berada di dalam kendaraan.
Namun, upaya tersebut tidak berjalan mulus. Kusriyati yang berada tidak jauh dari lokasi melihat gerak-gerik mencurigakan dan segera berteriak meminta bantuan warga sekitar. Teriakan tersebut membuat suasana menjadi ramai dan menarik perhatian banyak orang.
Kepanikan yang muncul akibat teriakan Kusriyati membuat pelaku gagal melanjutkan aksinya. Pelaku kemudian memilih melarikan diri sebelum berhasil membawa kabur uang yang tersimpan di dalam mobil.
Keberanian yang Menyelamatkan Miliaran Rupiah
Aksi cepat Kusriyati dinilai menjadi faktor utama yang menggagalkan upaya pencurian tersebut. Tanpa tindakan spontan yang dilakukannya, kerugian yang dialami korban berpotensi mencapai Rp3,6 miliar.
Warga sekitar pun memberikan apresiasi atas keberanian perempuan lansia tersebut. Di usia yang tidak lagi muda, Kusriyati tetap sigap mengambil tindakan saat melihat adanya dugaan tindak kejahatan.
Korban, Kliwon Alwawan, juga mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan Kusriyati dan warga sekitar. Sebagai bentuk rasa terima kasih, ia memberikan sejumlah uang kepada Kusriyati.
Imbalan Dibagi kepada Rekan-rekannya
Menariknya, Kusriyati tidak menikmati sendiri uang tanda terima kasih yang diterimanya. Ia justru memilih membagikannya kepada tiga rekannya yang turut berada di sekitar lokasi saat kejadian.
Tiga rekannya tersebut diketahui bernama Farid, Wawan, dan Udin yang berprofesi sebagai tukang ojek. Uang sebesar Rp100 ribu yang diberikan korban kemudian dibagi rata sehingga masing-masing memperoleh sekitar Rp25 ribu.
Kusriyati mengaku tidak pernah mengharapkan imbalan apa pun atas tindakannya. Baginya, membantu sesama dan mencegah terjadinya tindak kejahatan merupakan hal yang seharusnya dilakukan ketika melihat seseorang berada dalam kesulitan.
Tuai Apresiasi dari Warganet
Kisah Kusriyati kemudian menyebar luas di media sosial dan mendapat banyak tanggapan positif dari masyarakat. Banyak warganet menilai tindakan juru parkir lansia tersebut sebagai contoh kejujuran, kepedulian sosial, dan keberanian yang patut diteladani.
Di tengah berbagai kabar mengenai tindak kriminal dan persoalan sosial yang kerap terjadi, kisah Kusriyati menghadirkan cerita tentang ketulusan dan keberanian warga biasa yang mampu memberikan dampak besar.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa kewaspadaan masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dapat membantu mencegah terjadinya tindak kejahatan. Keberanian sederhana yang ditunjukkan Kusriyati terbukti mampu menyelamatkan harta bernilai miliaran rupiah dan menginspirasi banyak orang di berbagai daerah.