
(Foto: Dok.TGN/Maulana Rahmadha)
Tandaglobal.news | Kediri – Bank Indonesia Kediri bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar Karya Kreatif Mataraman (KKM) x DigiMaFEST 2026 di Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, Jumat (26/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Mataraman melalui inovasi, digitalisasi, serta perluasan akses pasar hingga tingkat global.
Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak siang hari melalui berbagai agenda pemberdayaan UMKM. Sementara itu, Opening Ceremony KKM x DigiMaFEST 2026 dan Parade Kreasi Wastra Mataraman Berkelanjutan dijadwalkan berlangsung pada Jumat malam pukul 19.00–21.00 WIB dengan mengusung tema “Harmoni Budaya dan Keberlanjutan.”
Turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Yayat Cadarajat, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri Ismi Rani Saputri, jajaran Bank Indonesia dari berbagai wilayah, Forkopimda Kabupaten Kediri, kepala daerah dari 12 kota/kabupaten wilayah kerja BI Kediri, pimpinan perbankan, serta para pelaku UMKM.
Salah satu panitia penyelenggara mengatakan bahwa KKM x DigiMaFEST 2026 merupakan bentuk komitmen Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dalam membangun ekosistem ekonomi yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.
“Melalui KKM x DigiMaFEST 2026, kami ingin memperkuat kapasitas UMKM Mataraman agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu memperluas akses pasar, serta memiliki kesiapan untuk bersaing di tingkat global. Kolaborasi antara pemerintah, regulator, perbankan, akademisi, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam mewujudkan tujuan tersebut,” ujar salah satu panitia.
Sebelum puncak pembukaan pada malam hari, pengunjung disuguhi Workshop Upcycling Fashion bertema “Gaya Hidup Fashion Berkelanjutan” yang berlangsung pukul 15.00–17.30 WIB. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong industri kreatif yang ramah lingkungan sekaligus memperkenalkan konsep fesyen berkelanjutan kepada masyarakat.


KKM x DigiMaFEST 2026 juga menghadirkan sejumlah program pre-event untuk meningkatkan daya saing UMKM, di antaranya Onboarding UMKM Go Digital, UMKM Mataraman Go Ekspor, Akademisi Racikan Kopi Mataraman Mendunia, serta Inkubasi Kreasi Wastra Mataraman yang Berkelanjutan.
Selain penguatan kapasitas UMKM, Bank Indonesia terus mendorong percepatan digitalisasi transaksi melalui berbagai program, seperti peningkatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, perluasan penggunaan QRIS di sektor jalan tol, parkir, bantuan sosial non-tunai (BSNT), Pasar Ramadan berbasis QRIS, hingga pelaksanaan capacity building guna mendukung peningkatan elektronifikasi pemerintah daerah. Ajang ini juga diramaikan dengan pemilihan Championship Duta Guru dan Duta Muda sebagai upaya memperluas literasi digital dan sistem pembayaran non-tunai di masyarakat.
Melalui penyelenggaraan KKM x DigiMaFEST 2026, diharapkan UMKM di kawasan Mataraman semakin berkembang, mampu bertransformasi secara digital, serta memiliki daya saing untuk menembus pasar ekspor dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Jurnalis: Maulana Rahmadha



















Tinggalkan Balasan