Roti Jahe Asal Tarokan Unjuk Gigi di Gelar Inovasi dan Teknologi Kediri 2026

Maria Ulfa menunjukkan produk roti jahe unggulannya saat mengikuti bazar UMKM pada Gelar Inovasi dan Teknologi (Gertek) 2026 di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Senin (6/7/2026). (Foto: TGN/Stefani Eka Shaputri)

Tandaglobal.news | KEDIRI – Produk UMKM lokal kembali menunjukkan potensinya dalam ajang Gelar Inovasi dan Teknologi (Gertek) 2026 yang digelar di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Senin (6/7/2026). Salah satu yang menarik perhatian pengunjung adalah produk roti jahe hasil olahan pelaku UMKM asal Kecamatan Tarokan.

Produk camilan sehat tersebut dikembangkan oleh Maria Ulfa, pelaku UMKM asal Desa Pilangbango, Kecamatan Tarokan. Roti jahe dipilih sebagai produk unggulan karena tidak hanya menawarkan cita rasa manis, tetapi juga memiliki manfaat bagi kesehatan, terutama membantu menghangatkan tubuh.

“Selain rasanya manis, (roti jahe) kaya akan manfaat kesehatan dan juga bisa menghangatkan tubuh,” ujar Maria Ulfa saat ditemui di lokasi acara.

Maria mengatakan keikutsertaannya dalam Gertek 2026 tidak hanya bertujuan mempromosikan produknya, tetapi juga untuk memperoleh wawasan mengenai berbagai inovasi terbaru di bidang pertanian dan teknologi. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana yang tepat untuk mendapatkan edukasi sekaligus mempelajari berbagai solusi yang dapat meningkatkan efisiensi biaya usaha.

Selain itu, ajang tersebut juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jaringan pemasaran dan memperoleh informasi yang bermanfaat bagi pengembangan usaha.

Berdasarkan pengamatannya, antusiasme masyarakat yang datang ke pameran tergolong tinggi. Berbagai stan menampilkan beragam inovasi, mulai dari pupuk organik, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga benih unggul yang menarik perhatian pengunjung.

Maria mengaku kehadiran bazar UMKM dalam rangkaian Gertek 2026 memberikan dampak positif terhadap perkembangan usahanya, terutama dari sisi promosi dan peningkatan penjualan.

“Otomatis dengan mengikuti pameran atau acara inovasi dan teknologi pertanian ini memberikan dampak yang sangat positif, perluasan promosi, dan lonjakan penjualan,” tambahnya.

Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi kesempatan penting bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas, khususnya di wilayah Kediri dan sekitarnya.

Baca Juga  Keberadaan KDMP Krenceng Dinilai Ringankan Pengeluaran Warga, Stok Barang Diharapkan Lebih Lengkap

Di akhir wawancara, Maria berharap penyelenggaraan Gelar Inovasi dan Teknologi Pertanian pada tahun-tahun berikutnya dapat terus berkembang serta menghadirkan inovasi yang benar-benar bermanfaat bagi petani maupun pelaku UMKM.

“Harapan kami dapat menghadirkan teknologi yang aplikatif dan terjangkau, menarik minat generasi muda, serta memberikan jaminan kestabilan harga pasar bagi para petani di wilayah Kediri dan sekitarnya,” pungkas Maria Ulfa.


Jurnalis: Stefani Eka Shaputri

administrator

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *