




KEDIRI, Tandaglobal.news — Sebanyak 26 dari 27 lembaga SD Islam dan SD Nahdlatul Ulama (SDNU) se-Kabupaten Kediri mengikuti Pesta Siaga Pramuka ke-12 tahun 2026. Kegiatan yang melibatkan sekitar 500 peserta dari kelas I hingga III tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus pengembangan keterampilan kepramukaan bagi siswa. Kegiatan berlangsung di SDNU Miftahun Nahdloh, Jalan Satak, Dusun Dorok, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Sabtu (31/10/2026).
Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SDI-SDNU Kabupaten Kediri, Atabik, mengatakan Pesta Siaga merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap semester pertama.
Sementara itu, pada semester kedua, kegiatan pendidikan antarlembaga biasanya dilanjutkan dengan olimpiade.
“Alhamdulillah, tahun ini ada 26 lembaga yang mengikuti kegiatan dari total 27 lembaga. Jumlah pesertanya sekitar 500 anak. Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi antarsekolah sekaligus memberikan pengalaman kepada anak-anak melalui kegiatan kepramukaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dengan tahlil bersama, kemudian dilanjutkan upacara pembukaan yang dipimpin LP Ma’arif PCNU Kabupaten Kediri.
Setelah itu, peserta mengikuti parade di sekitar lokasi sebelum melanjutkan berbagai perlombaan.
Menurut Atabik, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana pertemuan peserta didik dari berbagai lembaga, tetapi juga bertujuan membangun kekompakan, kemandirian, dan tanggung jawab sejak usia dini.
Peserta berasal dari sejumlah wilayah, di antaranya Mojo, Ngadiluwih, Semen, Gurah, Puncu, dan Kepung.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak bisa saling mengenal dan belajar bekerja sama dengan teman dari sekolah lain. Kami berharap pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk membentuk karakter serta meningkatkan keterampilan mereka dalam kegiatan kepramukaan,” tambahnya.
Kepala SDNU Miftahun Nahdloh, Robi’ah, selaku tuan rumah mengatakan Pesta Siaga dirancang dengan memadukan kegiatan keagamaan, kebangsaan, dan kepramukaan.
Rangkaian kegiatan tersebut disusun agar peserta mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membangun karakter.
“Dalam kegiatan ini, kami ingin menggabungkan nilai keagamaan, kebangsaan, dan kepramukaan. Jadi, anak-anak tidak hanya mengikuti perlombaan, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, kejujuran, keberanian, dan tanggung jawab,” jelasnya.
Ia menambahkan, berbagai perlombaan disiapkan untuk memberikan kesempatan kepada peserta menunjukkan kemampuan dan kekompakan regu.
Setiap peserta juga mendapatkan sertifikat, kartu identitas, dan medali sebagai bentuk apresiasi atas keikutsertaan mereka.
Pesta Siaga tersebut menjadi agenda tahunan K3S SDI-SDNU Kabupaten Kediri dengan lokasi pelaksanaan yang bergantian.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap hubungan antarlembaga semakin erat dan pembinaan kepramukaan bagi siswa dapat terus berkembang.
























Tinggalkan Balasan