KEDIRI, TandaGlobalNews –Polres Kediri resmi menggelar Apel Pasukan Operasi Patuh Semeru 2026 di Mapolres Kediri pada Senin (26/10/2026). Operasi keselamatan berlalu lintas ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri, AKBP Dr. Muhammad Wahyudin Latif, serta dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) termasuk Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri Muhammad Nizam Subekhi, Kasatpol PP, perwakilan TNI, dan perwakilan Jasa Raharja.
Dalam arahannya, AKBP Dr. Muhammad Wahyudin Latif menyampaikan bahwa operasi ini melibatkan sebanyak 96 personel yang disebar ke seluruh wilayah Kabupaten Kediri. Fokus utama pelaksanaan operasi mengedepankan tindakan preventif dan edukatif kepada masyarakat.
“Pada pagi hari ini kami dari Polres Kediri melaksanakan kegiatan Apel Operasi Patuh Semeru 2026. Operasi ini dilaksanakan dari tanggal 26 Oktober sampai tanggal 8 November, dan ini bisa diperpanjang apabila nanti target operasinya belum terpenuhi,” jelasnya.
AKBP Wahyudin merinci bahwa porsi penindakan dalam operasi ini mengutamakan pendekatan persuasif dengan komposisi 80 persen preventif dan edukatif, serta 20 persen represif.
“Kami berharap masyarakat Kabupaten Kediri dapat berhati-hati dalam berkendara, tertib dalam berlalu lintas, gunakan helm, dan hindari segala bentuk pelanggaran lalu lintas. Mudah-mudahan dengan adanya Operasi Patuh ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat Kabupaten Kediri untuk tertib berlalu lintas,” tambahnya.
Menyinggung soal penegakan hukum di jalan raya, Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian akan memberlakukan sistem tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement*m / ETLE) serta tilang manual secara terukur.
“Jadi, kita akan laksanakan tilang ETLE dan tilang manual. Sehingga dalam pelaksanaannya nanti tetap untuk tilang manual akan dilaksanakan oleh perwira yang bersertifikasi dan juga memiliki legalitas untuk melaksanakan tilang,” tegasnya.
Selain penertiban umum, Polres Kediri memberikan atensi khusus kepada para pelajar dan pengendara di bawah umur. Pihaknya mengimbau para orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anak mereka dalam berkendara demi keselamatan bersama.
“Tentunya kami menekankan kepada seluruh pelajar untuk menggunakan helm, melengkapi surat-surat, dan apabila memang belum memiliki surat izin mengemudi (SIM), tolong diantarkan oleh orang tuanya. Dan juga saya berharap untuk tertib berlalu lintas, jangan ugal-ugalan apalagi sampai bertindak yang membahayakan pengendara jalan yang lainnya,” pesan Kapolres.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri, Muhammad Nizam Subekhi, menyatakan kesiapan jajarannya untuk bersinergi dan berkoordinasi secara intensif dengan Satlantas Polres Kediri dalam mendukung kelancaran serta pengawasan titik-titik rawan selama Operasi Patuh Semeru 2026 berlangsung.
Reporter: Wildan Wahid Hasyim
Editor: Rizky Rusdiyanto



















Tinggalkan Balasan