Tandaglobal.news | Kediri — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kediri terus mematangkan pembinaan bagi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026.

Selain mengasah kemampuan baris-berbaris, pembinaan juga difokuskan pada peningkatan kesiapan fisik, mental, serta kekompakan antarpeserta agar mampu menjalankan tugas pengibaran bendera dengan optimal pada 17 Agustus mendatang.

Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa (INKK) Kesbangpol Kabupaten Kediri, Nugroho Hery Prastowo, mengatakan para peserta saat ini masih menjalani tahapan pra-pemusatan latihan yang telah dimulai sejak awal Mei 2026.

“Pra-pemusatan berlangsung hingga 7 Agustus. Setelah itu mereka akan memasuki pemusatan latihan penuh sampai 17 Agustus. Selama masa itu seluruh peserta diinapkan dan tidak pulang hingga selesai melaksanakan tugas pengibaran bendera,” ujarnya.

Selama masa pra-pemusatan, peserta menjalani latihan kebugaran secara rutin setiap pagi sebagai bagian dari persiapan menghadapi pemusatan latihan.

Namun, menurut Nugroho, aspek yang paling ditekankan bukan hanya kemampuan fisik, melainkan juga pembentukan mental, jiwa korsa, dan kepercayaan antarpeserta.

“Kami ingin membangun bonding dan jiwa korsa antarpeserta. Ketika nanti bertugas, mereka harus benar-benar kompak, serempak, dan percaya satu sama lain,” katanya.

Sebanyak 75 pelajar dari SMA, SMK, dan MAN di Kabupaten Kediri saat ini mengikuti pembinaan di tingkat kabupaten.

Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari 77 peserta awal setelah dua pelajar terbaik berhasil lolos sebagai calon Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Timur.

Dua pelajar yang akan mewakili Kabupaten Kediri pada tingkat provinsi adalah Dimas Sedayu Pangesti dari SMKN 1 Grogol dan Aura Callula Augista dari SMAN 2 Pare.