Keduanya akan mengikuti rangkaian seleksi dan pembinaan Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2026.
Sementara itu, sebanyak 75 peserta yang mengikuti pembinaan di tingkat kabupaten terdiri atas 37 putra dan 38 putri. Mereka nantinya dibagi ke dalam tiga formasi utama, yakni Pasukan 17, Pasukan 8, dan Pasukan 45.
Pasukan 8 akan bertugas sebagai tim inti pengibar Bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT RI ke-81.
Kesbangpol Kabupaten Kediri juga menyiapkan atraksi formasi khusus sebagai bagian dari rangkaian upacara tahun ini.
“Karena tahun ini HUT RI ke-81, kami merencanakan membentuk formasi angka 81. Latihan formasi itu juga dibantu pemantauan menggunakan drone agar hasilnya benar-benar presisi jika dilihat dari atas,” jelas Nugroho.
Menurutnya, tantangan pembinaan saat ini berbeda dibandingkan beberapa tahun sebelumnya karena karakter Generasi Z membutuhkan pendekatan yang lebih adaptif.
Meski kedisiplinan tetap menjadi prioritas, metode pembinaan tidak lagi sepenuhnya mengandalkan pendekatan yang keras.
“Kalau dulu pembinaannya identik dengan pendekatan keras, sekarang tidak bisa seperti itu. Kami tetap disiplin, tetapi harus pandai membangun komunikasi dan kedekatan. Ada saatnya tegas, ada saatnya mencair lewat kegiatan yang menyenangkan supaya mental mereka tetap terjaga,” ungkapnya.
Kesbangpol juga memastikan seluruh peserta tetap dapat mengikuti kegiatan belajar selama menjalani pemusatan latihan.
Koordinasi telah dilakukan dengan sekolah asal masing-masing peserta. Selain itu, para alumni Purna Paskibraka Indonesia (PPI) yang bertindak sebagai mentor turut mendampingi proses belajar.




















Tinggalkan Balasan