“Mentor membagi peserta dalam beberapa kelompok dan setiap hari melakukan pendampingan, termasuk melalui video call. Jadi mereka tetap latihan, tetapi proses belajar di sekolah juga harus tetap berjalan. Jangan sampai prestasi akademiknya menurun,” katanya.

Selain mempersiapkan pelaksanaan Paskibraka tahun 2026, Kesbangpol Kabupaten Kediri juga mulai mengajak pelajar yang berminat mengikuti seleksi Paskibraka tahun 2027 untuk mempersiapkan diri sejak dini.

Nugroho menjelaskan, salah satu persyaratan fisik yang harus dipenuhi adalah tinggi badan minimal 170 sentimeter bagi putra dan 165 sentimeter bagi putri.

Ia menegaskan bahwa menjadi Paskibraka bukan sekadar bertugas mengibarkan Bendera Merah Putih saat upacara kenegaraan, melainkan juga menjadi proses pembentukan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, serta jiwa nasionalisme bagi generasi muda.

“Yang terpenting adalah niat untuk menempa mental, disiplin, dan fisik. Manfaat maupun pengalaman berharganya akan mengikuti dengan sendirinya. Kami juga terus masuk ke sekolah-sekolah untuk menanamkan nilai-nilai wawasan kebangsaan kepada generasi muda,” pungkasnya.