Tandaglobal.news | Kediri — Memasuki musim kemarau, debit air bersih yang menjadi sumber utama kebutuhan warga Desa Ponggok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mulai mengalami penurunan. Meski begitu, pasokan air masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sehingga pemerintah desa belum mengajukan bantuan distribusi air bersih.
Sekretaris Desa Ponggok, Siti Nurjannah, mengatakan sumber air yang dimanfaatkan warga berasal dari Desa Petungroto.
Hingga saat ini aliran air masih mengalir setiap hari dan belum diberlakukan sistem distribusi secara bergilir.
“Alhamdulillah untuk sementara masih aman, mudah-mudahan selalu tercukupi. Air masih mengalir setiap hari, hanya volumenya memang berkurang dibanding biasanya,” ujar Siti saat dikonfirmasi, Senin (20/7/2026).
Menurutnya, penurunan debit air merupakan dampak musim kemarau yang mulai dirasakan.
Namun kondisi tersebut belum menghambat aktivitas masyarakat karena kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci, hingga keperluan rumah tangga lainnya, masih dapat dipenuhi.
“Alhamdulillah kebutuhan sehari-hari masih tercukupi. Namun memang warga harus berhemat dan menggunakan air secukupnya,” katanya.
Siti menuturkan, hingga kini Pemerintah Desa Ponggok belum mengajukan permohonan bantuan distribusi air bersih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri.
Menurutnya, kondisi yang ada masih dapat ditangani secara mandiri oleh desa.
“Kami belum meminta bantuan BPBD karena dirasa masih teratasi. Mudah-mudahan tidak sampai merepotkan BPBD,” ungkapnya.




















Tinggalkan Balasan