KEDIRI, Tandaglobal.news — Polres Kediri mengintensifkan pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi, memastikan ketersediaan pasokan, serta mencegah potensi penyimpangan di tengah antrean kendaraan di sejumlah lokasi.

Pemantauan dilakukan di wilayah hukum Polres Kediri, salah satunya di SPBU Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Senin (19/10/2026). Petugas memeriksa kondisi lapangan, mulai dari antrean kendaraan hingga aktivitas pelayanan pengisian BBM.

Pengawasan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif. Sehari sebelumnya, Minggu (18/10/2026), Kapolres juga turun langsung memantau aktivitas di sejumlah SPBU.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Angga Riatma melalui Kanit Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) IPTU Adjie Rizky Ananda menjelaskan, peningkatan pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi gangguan distribusi sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap tertib.

“Pemantauan kami intensifkan di sejumlah SPBU untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan pelayanan kepada masyarakat tetap tertib. Meski terdapat antrean kendaraan, situasi di lapangan masih terkendali dan kondusif,” ujar Adjie.

Hasil pemantauan menunjukkan adanya antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Meski demikian, situasi masih terkendali.

Kepolisian terus melakukan pengawasan guna memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan serta mengantisipasi potensi penyalahgunaan dalam distribusi maupun pelayanan kepada konsumen.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diimbau tidak melakukan panic buying atau membeli BBM secara berlebihan karena khawatir terjadi kelangkaan.

Pembelian yang tidak sesuai kebutuhan dikhawatirkan memperpanjang antrean dan mengganggu pemerataan ketersediaan BBM bagi konsumen lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying dan membeli BBM sesuai kebutuhan,” tegas Adjie.

Selain melakukan pemantauan, kepolisian mengingatkan pengelola dan operator SPBU agar menjalankan pelayanan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Kepatuhan terhadap prosedur dinilai penting untuk menjaga ketertiban pelayanan serta mencegah penyimpangan dalam proses pengisian dan penyaluran BBM.

Pengawasan terhadap sejumlah SPBU di wilayah hukum Polres Kediri akan terus dilakukan.

Upaya ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM sehingga masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan bahan bakar tanpa menimbulkan antrean berlebihan.

Adjie juga mengajak pengelola SPBU, operator, dan masyarakat bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta mendukung penyaluran BBM yang tertib dan sesuai ketentuan.