Selain siswa, kegiatan gladi juga menjadi bagian penting bagi guru dan tim teknis.
Mereka memastikan kesiapan perangkat komputer, jaringan, serta mekanisme pelaksanaan agar dapat berjalan dengan baik.
Sekolah memanfaatkan gladi sebagai evaluasi awal terhadap berbagai aspek teknis.
Jika ditemukan kendala selama pelaksanaan, perbaikan dapat segera dilakukan sebelum asesmen berlangsung.
Bagi siswa, kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman untuk memahami alur asesmen berbasis komputer, termasuk membiasakan diri mengatur waktu ketika mengerjakan soal.
Dengan persiapan yang dilakukan secara bersama-sama, SMAN 1 Puncu berharap pelaksanaan TKA dan ANBK nantinya dapat berlangsung lancar.
Keterbatasan ruangan menjadi tantangan yang dihadapi melalui pengelolaan dan koordinasi, sementara kesiapan siswa tetap menjadi salah satu fokus utama.
Melalui gladi tersebut, sekolah berupaya membangun kesiapan siswa secara bertahap, baik dari sisi teknis maupun mental, sehingga mereka dapat menghadapi asesmen dengan lebih tenang dan percaya diri.



















Tinggalkan Balasan